BATAM (Gokepri.com) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam menghadirkan inovasi layanan berbasis digital untuk mempermudah masyarakat kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas dan lansia, melalui aplikasi Madani (Melayani dengan Hati Nurani).
Kepala Kantor Kemenag Batam, Zulkarnain Umar mengatakan aplikasi Madani ini dirancang untuk memudahkan disabilitas dan lansia dalam mengakses layanan khusus.
“Mereka dapat mengajukan permohonan secara daring, bahkan tersedia layanan penjemputan ke lokasi mereka jika ingin datang ke kantor,” ujarnya, Rabu (14/1/2025).
Baca Juga: Kementerian Agama Rancang Omnibus Law Pengelolaan Zakat
Aplikasi Madani juga didukung fasilitas fisik di kantor Kemenag Batam, seperti loket khusus, kursi prioritas, dan kursi roda. Petugas, termasuk keamanan, telah diarahkan untuk memberikan prioritas kepada kelompok rentan.
“Jika ada lansia atau disabilitas datang, kami langsung menjemput mereka dengan kursi roda dari mobil menuju loket khusus, sehingga mereka tidak perlu mengantre,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Batam, Magdalena Silfia.
Sebagai bagian dari layanan inklusif, aplikasi Madani sudah mulai digunakan, termasuk membantu seorang penyandang disabilitas tunanetra bernama Marsini yang dijemput di Pelabuhan Punggur ketika tiba di Batam.
“Program ini sejalan dengan kebijakan haji ramah lansia yang sudah berjalan di Batam. Kami berharap layanan ini dimanfaatkan lebih banyak masyarakat, sehingga mereka merasa diperhatikan dan dilayani dengan baik,” tambah Zulkarnain.
Inovasi ini menjadi bukti komitmen Kemenag Batam dalam menghadirkan layanan adaptif berbasis teknologi untuk meningkatkan inklusi bagi kelompok rentan. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








