APBD Terbatas, Lingga Lobi Bappenas Kucurkan APBN

Sertifikasi tanah Lingga
Rapat Sertifikasi Redistribusi Tanah Tahun Anggaran 2022 ini berlangsung di ruang rapat VIP Kantor Bupati, Rabu (6/4/2022). (Foto: Pemkab Lingga)

Lingga (gokepri.com) – Ruang fiskal APBD yang terbatas membuat Pemkab Lingga menjajaki pembiayaan anggaran dari Bappenas untuk pembangunan sejumlah sektor potensial.

Bupati Lingga Muhammad Nizar telah menemui Staf Ahli Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan Bappenas RI Erwin Dimas di kantornya, Jakarta, Rabu 25 Mei 2022.

Kunjungan ke sekian kalinya Bupati Lingga ini untuk membahas peluang APBN untuk Lingga. Kunjungan ini bukan kali pertama. Jadi pertemuan ini merupakan tindak lanjut.

Erwin menyarankan Pemkab Lingga harus menyiapkan kelengkapan data potensi daerah, sebagai dukungan usulan.

Sehingga dapat menjadi dasar pertimbangan masuk dalam koridor pertumbuhan di Provinsi Kepulauan Riau.

“Peluang lain juga dapat disounding ke Provinsi Kepri untuk sejumlah prioritas pembangunan,” tutur Erwin.

Hal lainnya yang disampaikannya ialah terkait DAK 2023. Pemkab Lingga diminta jangan hanya fokus pada infrastruktur, tetapi pendidikan dan kesehatan turut diperhatikan.

Semua informasi yang disampaikan Bupati Nizar akan disampaikan ke Direktorat Regional 1.

Direktorat ini bertugas menyelenggarakan koordinasi dan perumusan kebijakan, sinkronisasi pelaksanaan kebijakan, pemantauan, evaluasi dan pengendalian.

Juga penyusunan prakarsa strategis pembangunan lintas sektor perencanaan pembangunan nasional di wilayah Pulau Sumatera, Jawa, dan Bali.

Bupati Lingga Muhammad Nizar menjelaskan sejumlah pembangunan yang membutuhkan pembiayaan dari APBN.

“Dengan kondisi Kabupaten Lingga yang APBD-nya terkecil se-Kepri sehingga sangat membutuhkan dukungan dari APBN,” harap Nizar.

Pihaknya pun siap memenuhi dukungan sebagaimana arahan dan persyaratannya. Baik teknis maupun administrasi yang menjadi domain kabupaten.

Penulis: Tambunan

Pos terkait