BATAM (gokepri) – Bandara Internasional Batam (BIB) Hang Nadim memprediksi puncak arus mudik Lebaran terjadi pada 27-28 Maret. Sebanyak 88 penerbangan ekstra disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Pikri Ilham, mengatakan penerbangan ekstra paling banyak disediakan oleh maskapai Lion Air dan Super Air Jet. “Sampai hari ini, kami telah mencatat 88 penerbangan ekstra. Lion Air, Super Air Jet, dan Citilink. Mendekati puncak Lebaran, kemungkinan akan ada penerbangan ekstra tambahan,” ujar Pikri, Kamis (20/3).
Lima rute yang paling banyak diminati untuk penerbangan ekstra adalah Batam-Jakarta, Batam-Palembang, Batam-Pekanbaru, Batam-Medan, dan Batam-Surabaya. PT BIB memperkirakan jumlah pemudik yang melalui Bandara Hang Nadim tahun ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu.
“Pada tahun 2024, arus mudik di Bandara Hang Nadim mencatat 181.939 penumpang dengan 1.359 penerbangan dan 1.421 ton kargo. Tahun ini, kami perkirakan ada kenaikan sekitar 10 persen,” ungkap Pikri. Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya jumlah pemudik yang memilih transportasi udara sebagai alternatif perjalanan cepat dan nyaman.

Mengantisipasi lonjakan penumpang, PT BIB telah menyelesaikan renovasi gedung terminal satu dan menyiapkan posko mudik bersama berbagai instansi terkait. Selain itu, sejumlah fasilitas pendukung juga dioptimalkan, seperti penambahan petugas layanan, pembukaan kembali tenant, restoran, dan pusat layanan pelanggan maskapai penerbangan.
“Pembukaan tenant, toko, restoran, serta posko. Kami juga telah menyiapkan pengoperasian pusat layanan pelanggan maskapai,” jelas Pikri. Dalam menghadapi potensi keterlambatan penerbangan yang sering terjadi selama arus mudik, PT BIB telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi guna meminimalkan dampak bagi penumpang.
Selama periode angkutan mudik, Bandara Hang Nadim Batam tetap siaga 24 jam untuk mengantisipasi dan melayani jika ada pendaratan darurat, baik penerbangan domestik maupun internasional. Penerbangan ekstra akan berlangsung dari pagi hingga malam. Ini untuk mengantisipasi jika ada pesawat mendarat darurat di Batam. “Kami siagakan posko terpadu, posko akan segera didirikan. Besok akan berdiri,” tuturnya.
Baca Juga: Bandara Changi Catat Rekor 80 Juta Pengunjung di 2024
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







