Anies Baswedan dan Puan Maharani Saling Mendoakan di Mina

Anies Baswedan Puan Maharani
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani (kedua kanan) bertemu dengan bakal calon presiden usungan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan (kiri) di Guest House di Mina, Saudi Arabia. Foto: Dok.PDIP

Batam (gokepri) – Mendekati Pemilihan Presiden 2024, pertemuan antara beberapa tokoh politik menjadi sorotan publik. Salah satu pertemuan menarik terjadi antara Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dan bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, di Mina, Arab Saudi. Pertemuan ini terjadi secara tidak terduga setelah keduanya melempar jamrah.

Saat beristirahat usai melempar jamrah kedua, Puan dan Anies bertemu di sebuah ‘Guest House’ di Mina. Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, yang mendampingi Puan Maharani dalam perjalanan ibadah haji, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut terjadi secara spontan. Keduanya berbincang santai dan saling mendoakan.

“Kami sedang beristirahat sejenak usai dari Mina untuk melempar jamrah kedua. Tanpa direncanakan, kami bertemu dengan Mas Anies Baswedan dan istri di ‘Guest House’ di Mina, Saudi Arabia,” ujar Said, Jumat 30 Juni 2023, dilansir dari Antara. “Kedua beliau bicara yang ringan-ringan saja. Apalagi Mbak Puan usai lempar jamrah sebagai simbol telah mengusir hawa jahat, membuahkan tali silaturahim.”

Pertemuan ini menjadi harapan Said Abdullah untuk menciptakan suasana politik yang lebih harmonis dan bebas dari ketegangan di Indonesia. Ia ingin memberi contoh kepada rakyat bahwa perbedaan pilihan politik tidak seharusnya menghancurkan silaturahim dan memicu permusuhan. Said Abdullah berharap agar Pemilihan Presiden 2024 tidak dipenuhi dengan ketegangan seperti yang terjadi pada Pilpres 2019.

“Saatnya memberi teladan kepada rakyat bahwa perbedaan pilihan politik tidak lantas membuat sesama kita saling memutuskan silaturahim, apalagi saling bermusuhan,” ujar Ketua Banggar DPR RI ini.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo, yang juga merupakan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, juga bertemu dengan Anies Baswedan di Tanah Suci. Dalam foto yang tersebar, terlihat Ganjar, Anies, serta Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, bersama istri mereka masing-masing.

Ketika ditanya mengenai pertemuan tersebut, Said Abdullah menyatakan bahwa pertemuan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan juga tidak direncanakan sebelumnya. Mengingat mereka semua sedang menjalankan ibadah haji, pertemuan antara tokoh-tokoh politik ini dianggap wajar. “Karena kami semua sama-sama melaksanakan ibadah haji, wajar saja jika kami saling bertemu,” ucapnya.

Selain itu, Said Abdullah menambahkan bahwa panitia haji menempatkan tokoh-tokoh tersebut dalam kategori “very important person” (VIP). Jumlah dan tempat bagi kategori ini terbatas. Hal inilah yang memungkinkan pertemuan-pertemuan seperti ini terjadi. Said Abdullah berharap pertemuan antara tokoh-tokoh bangsa ini membawa kebaikan ke depan.

Dalam konteks Pemilihan Presiden 2024, jadwal pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Pendaftaran akan dimulai pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) mengatur bahwa pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi minimal 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Dengan adanya 575 kursi di parlemen, pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memperoleh dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Selain itu, pasangan calon juga dapat diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.

Baca Juga: 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait