Ahli Gizi: Hindari Kopi dan Teh Saat Sahur, Batasi Konsumsi

harga kopi brasil
Foto: Getty Images

JAKARTA (gokepri) – Dokter spesialis gizi klinik, dr. Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK, menyarankan konsumsi kopi dan teh saat puasa perlu memperhatikan waktu dan jumlahnya.

Kebiasaan minum teh dan kopi adalah bagian dari keseharian banyak orang Indonesia. “Boleh saja mengonsumsi teh dan kopi saat puasa, tapi perlu diperhatikan waktu dan jumlah saat mengonsumsinya,” kata dr. Mulianah, Minggu (2/3/2025).

Dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Siloam Lippo Village ini menyarankan minum teh dan kopi saat puasa sebaiknya tidak saat sahur. “Untuk waktunya, sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur. Kopi dan teh mengandung kafein yang justru akan meningkatkan risiko dehidrasi,” ujarnya.

Dalam mengonsumsi teh dan kopi, ia menyarankan sebaiknya setelah berbuka puasa. Kafein pada teh dan kopi dapat meningkatkan produksi asam lambung. “Jadi sebaiknya minum kopi dan teh ini kurang lebih 1-2 jam setelah berbuka puasa. Jangan saat berbuka puasa langsung minum teh atau kopi dalam perut kosong,” jelasnya.

Konsumsi kopi dan teh juga disarankan tidak dibarengi saat mengonsumsi makan utama. Teh dan kopi mengandung kafein yang dapat menghambat penyerapan zat besi.

“Untuk jumlah konsumsinya, sebaiknya dibatasi kurang lebih 1-2 cangkir saja per hari,” katanya.

Lebih lanjut, dr. Mulianah menyarankan pilih jenis kopi yang tidak mengandung kafein terlalu tinggi. Pada sebagian orang, kafein cukup sensitif dan bisa mengganggu jam tidur. “Kita tahu kafein memiliki efek meningkatkan metabolisme sehingga di beberapa orang justru akan mengganggu jam tidur yang akhirnya mengganggu jam istirahat,” ucapnya. ANTARA

Baca Juga: Pilih Arabica Selama Puasa, Kurangi Dampak Kafein Berlebih

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Bp batam banner link sep 2027

Pos terkait