KARIMUN (gokepri.com) – Suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dan pertamax ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Jalan Poros dan juga di Sei Raya Karimun terputus sejak Selasa, 10 September 2024.
Putusnya suplai BBM tersebut tentu saja menjadi permasalahan bagi masyarakat Karimun yang membutuhkan BBM sebagai penunjang operasional kendaraan bermotor.
“Sudah masuk hari ketiga BBM tak masuk ke SPBU di Jalan Poros,” ujar Nanda, warga Karimun, Kamis 12 September 2024.
Nanda menyebut, dia sudah bolak balik hendak mengisi pertalite ke sepeda motornya. Namun, karena takut sepeda motornya tak jalan lagi maka Nanda terpaksa mengisi pertalite di kios dekat rumahnya.
“Untung masih ada kios yang buka, meski harganya sedikit mahal,” ungkapnya.
Sementara, informasi dari petugas SPBS Jalan Poros mengatakan, penyebab putusnya BBM ke Karimun karena jetty depot pengisian BBM di SPBU Tanjunguban, Bintan mengalami perbaikan.
Informasinya, estimasi perbaikan diperkirakan membutuhkan waktu selama tiga pekan. Sementara, pengisian BBM menggunakan metode manual melalui dermaga umum pelabuhan Bintan.
“Informasinya jetty di Uban sedang mengalami perbaikan,” kata petugas tersebut.
Hanya menurut informasi yang diterimanya, kapal pengangkut BBM sudah selesai loading di SPBU Uban dan sedang menuju perjalanan dari Uban ke Karimun.
“Informasi yang kami dapat, kapal pengangkut BBM sudah jalan, kabarnya merapat sekitar pukul 12 siang nanti di Tanjung Sebatak. Kemungkinan sekitar pukul 3 sore sudah sampai di SPBU,” katanya.
Penulis: Ilfitra








