Perbaikan akibat Insiden Kebakaran, KM Bukit Raya Kembali Berlayar 12 Juli

KM Bukit Raya Ditunda
KM Bukit Raya. Foto: Pemkab Natuna

TANJUNGPINANG (gokepri) – KM Bukit Raya dijadwalkan kembali beroperasi melayani penumpang antarpulau mulai 12 Juli 2024 setelah menyelesaikan perbaikan (docking) sejak awal Mei 2024.

Kepala Pelni Cabang Tanjungpinang Putra Kencana menyatakan kapal tersebut juga sudah menjalani uji sea trial atau kelayakan berlayar pada tanggal 3 Juli 2024.

Baca: 2024, KM Kelud Tak Lagi Sandar di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang

HBRL

“Uji coba kelayakan belayar berjalan aman dan lancar, sehingga kondisi KM Bukit Raya sudah siap beroperasi mengangkut penumpang,” kata Putra Kencana di Tanjungpinang, Selasa 9 Juli.

Ia menyebut KM Bukit Raya naik docking di Jakarta, usai mengalami insiden kebakaran di Pontianak pada Kamis 25 April 2024.

Selama proses docking, kata dia, rute yang biasa dilayari KM Bukit Raya, termasuk antarpulau di wilayah Kepri menjadi terhambat karena tak ada kapal pengganti.

“Kami mohon dimaklumi atas terhambatnya pelayaran KM Bukit Raya sekitar dua bulan terakhir, khususnya rute antarpulau di Kepri,” ujar dia.

Lanjutnya menyampaikan bahwa Pelni Cabang Tanjungpinang sudah membuka loket penjualan tiket keberangkatan KM Bukit Raya untuk tanggal 12 Juli 2024.

Total ada 941 tiket yang dijual sesuai kapasitas normal seat atau kursi KM Bukit Raya, namun jika jumlah penumpang melebihi kapasitas kursi, maka Pelni Cabang Tanjungpinang akan berkoordinasi dengan Pelni Pusat terkait usulan penambahan kursi penumpang.

Putra turut mengimbau masyarakat tidak membeli tiket melalui calo, melainkan datang langsung ke loket kantor Pelni Cabang Tanjungpinang dengan melampirkan fotokopi identitas KTP/SIM/Pasport dan nomor handphone yang benar saat pembelian tiket.

“Pelni juga tidak menjual tiket melalui Facebook, dan harap membeli tiket sejak jauh-jauh hari,” ujar Putra.

Ia menambahkan KM Bukit Raya melayani rute Tanjung Priok (Jakarta), Belinyu, Kijang (Bintan), Letung, Tarempa (Anambas), Natuna, Midai, Serasan, Pontianak, dan Surabaya.

Kapal tersebut memang menjadi andalan masyarakat Kepri, terutama yang tinggal di pulau-pulau terluar seperti Anambas dan Natuna. ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait