Tanjungpinang (gokepri.com) – Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Provinsi Kepulauan Riau akan menjadi prioritas pada seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang akan dibuka tahun 2024.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri, mengusulkan 800 jumlah formasi untuk seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di tahun anggaran 2024 ini.
“800 pegawai kami minta ke MenpanRB. Plus 400 termasuk honorer,” kata dia belum lama ini.
Baca Juga: Pemko Batam Angkat 689 Honorer Jadi PPPK
Pemprov Kepri juga mengusulkan tambahan PPPK untuk memenuhi kebutuhan honorer di Provinsi Kepulauan Riau. Namun demikian, Ansar belum bisa memastikan kapan proses pelaksanaan seleksi PPPK itu akan dilakukan.
“Nanti saya ketemu lagi sama Pak Menpan (minta) supaya semua diangkat,” kata dia.
Bagi Ansar, permasalahan honorer di lingkungan Pemprov Kepri harus diselesaikan. Tujuannya agar tidak menjadi beban keuangan daerah.
“Sudah ada lampu hijaunya. Nanti setelah itu tidak ada lagi penerimaan,” kata dia.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri Adi Prihantara pada Februari 2024 lalu menyebut usulan PPPK di 2024 sebanyak 800 formasi ini rinciannya 600 formasi diperuntukkan bagi tenaga teknis, 150 formasi untuk tenaga guru, dan 50 formasi untuk tenaga kesehatan.
Meskipun demikian, usulan ini masih belum final dan keputusan finalnya tetap berada di tangan pemerintah pusat. “Pemprov Kepri mengusulkan formasi PPPK sesuai kebutuhan di daerah,” ujar Adi.
Saat ini, Pemprov Kepri masih menunggu kabar lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait usulan formasi tersebut dan belum bisa memastikan kapan proses pelaksanaan seleksi PPPK tahun 2024 akan dimulai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti








