Tanjungpinang (gokepri) – Gubernur Kepulauan Riau pertama Ismeth Abdullah hampir dipastikan meraih kursi DPD RI. Ia menjadi pendatang baru bersama satu-satunya calon senator perempuan dari provinsi ini, Dwi Ajeng Sekar Respaty.
Selain dua nama itu, dua petahana senator kembali melenggang ke Senayan, tempat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI berkantor. Mereka adalah Dharma Setiawan dan Ria Saptarika. Nama terakhir lanjut tiga periode sebagai senator. Dharma duduk kembali periode kedua.
Empat kursi DPD dapil Kepri bisa dipastikan direbut empat nama tersebut sesuai hasil pleno rekapitulasi suara oleh KPU Kepri pada 8 Maret 2024.
Baca Juga:
- Tiket Senayan Sekar Respaty
- Hasil Hitung Pemilu DPD RI Dapil Kepri: Dua Petahana Unggul, Dua Wajah Baru Berpeluang Raih Kursi
- LADK 14 Calon Anggota DPD RI Dapil Kepri Diumumkan, Richard Pasaribu Paling Besar
Mengacu form D hasil, Dharma meraih suara terbanyak dengan 172.868 suara sekaligus merebut kursi pertama. Di Kabupaten Bintan, Dharma memperoleh 24.236 suara, Karimun 25.511 suara, Natuna 9.989 suara, Lingga 9.409 suara, Kepulauan Anambas 6.543 suara, Kota Batam 53.799 suara dan Kota Tanjungpinang 43.381 suara.
Kursi kedua milik Ria Saptarika yang meraih 162.400 suara. Rinciannya di Kabupaten Bintan memperoleh 6.733 suara, Karimun 13.290 suara, Natuna 6.779 suara, Lingga 7.134 suara, Kepulauan Anambas 2.953 suara, Kota Batam 120.645 suara dan Tanjungpinang 4.866 suara.
Sementara itu kursi ketiga diduduki mantan gubernur pertama Kepri yang juga mantan Kepala Otorita Batam (Sekarang BP Batam), Ismeth Abdullah. Ismeth bisa dipastikan menjadi anggota DPD RI dengan perolehan 132.563 suara. Rinciannya, di Kabupaten Bintan memperoleh 12.868 suara, Karimun 13.139 suara, Natuna 5.703 suara, Lingga 6.926 suara, Kepulauan Anambas 3.238 suara, Kota Batam 75.138 suara dan Tanjungpinang 15.551 suara.
Kursi keempat milik putri kandung mantan wagub Kepri dan Ketua DPD PDIP Kepri Soerya Respationo, Dwi Ajeng Sekar Respaty. Sekar meraih 111.920 suara. Rinciannya di Kabupaten Bintan memperoleh 12.741 suara, Karimun 12.829 suara, Natuna 6.719 suara, Lingga 4.855 suara, Kepulauan Anambas 3.784 suara, Kota Batam 59.731 suara dan Tanjungpinang 11.288 suara.
Ismeth dan Sekar merebut kursi senator DPD dari dua petahana lain yakni Richard Pasaribu dan Haripinto Tanuwidjaja. Nama terakhir sudah menjadi senator dua periode. Sedangkan Richard terpilih pada pemilihan 2019.
Ketua KPU Kepri Indrawan mengatakan hasil rekapitulasi rapat pleno ini bukan hasil final. KPU masih menunggu hasil finalnya di KPU pusat. “Kalau ada yang mengajukan ke MK, kami tunggu. Setelah itu nanti kami ada rapat pleno lagi penetapan calon,” kata dia.
Bagi peserta pemilu yang merasa dirugikan dengan hasil yang diumumkan oleh KPU, mereka memiliki hak untuk mengajukan gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Jadi itu bisa dilakukan 3 hari setelah tanggal 20 Maret 2024. Bisa mengajukan ke MK jika merasa keberatan dengan hasil rekapitulasi,” kata dia.
Ia menjelaskan apapun yang sudah dibacakan oleh KPU kabupaten/kota pada saat rapat pleno tidak mengubah hasil rekapitulasi sama sekali. Rapat pleno di tingkat provinsi ini hanya melakukan sinkronisasi data pemilih. “Jadi data yang tidak valid antara Bawaslu dan KPU di tingkat kota. Itulah yang disingkronkan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti Fedro









