Tiket Senayan Sekar Respaty

Sekar Respaty
Dwi Ajeng Sekar Respaty. Foto: istimewa

Memilih jalur nonpartai politik, anak kedua Soerya Respationo Dwi Ajeng Sekar Respaty bermimpi menjadi senator DPD RI di Senayan. Berpeluang besar mengikuti jejak Aida Ismeth, satu-satunya pendaftar bakal calon DPD yang mewakili suara perempuan dari Kepulauan Riau.

Penulis: Candra Gunawan

Bersafari di lapangan futsal Ikan Daun Batam Center, Sekar mengumumkan langkahnya mencalonkan diri sebagai kandidat Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan Kepulauan Riau. Sekar tak sendirian di hadapan belasan wartawan Jumat sore itu, tapi ia didampingi Buralimar dan Purwandhani Prananingrum.

HBRL

Dua nama terakhir adalah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP. Buralimar adalah pensiunan PNS dan mantan kepala dinas pariwisata Pemprov Kepri. Setelah pensiun, ia memilih jalur politik dan rencananya akan dicalonkan oleh partainya sebagai calon legislatif DPRD Batam.

Setali tiga uang, Purwandhani Prananingrum juga akan diusung sebagai caleg DPRD Batam dengan dapil yang sama dengan Buralimar, Sekupang-Belakangpadang. “Baliho saya ada di Tiban,” sebut Purwandhani yang berdiri di antara Sekar dan Buralimar, Jumat sore 3 Februari 2023.

Perempuan dan politikus muda yang akrab disapa Windy, adalah srikandi PDIP dan pengurus inti DPD PDIP Provinsi Kepri sebagai Wakil Ketua Bidang Kebudayaan. Windy mengenakan sweater Air Jordan warna merah sama dengan warna partainya saat perkenalan di lapangan futsal, sedang Sekar mengenakan rompi batik dan kemeja putih. Sekar pun sebenarnya adalah pengurus inti PDIP Provinsi Kepri dengan jabatan Wakil Sekretaris Bidang Internal, sebelum memilih jalur pencalonan DPD yang merupakan pemilihan nonpartai. Ia akhirnya memilih mundur dari pengurus karena diharuskan aturan pencalonan DPD RI.

“Saya memilih jalur perseorangan, mendaftar sebagai balon (bakal calon) DPD RI,” ujar Sekar. Nama Sekar pertama kali muncul setelah KPU Kepri mengumumkan 17 nama pendaftar bakal calon DPD RI yang memenuhi syarat pada 30 Desember 2022 lalu. Dari 17 yang lolos verifikasi administrasi, Sekar adalah satu-satunya perempuan. Ia sudah dinyatakan lolos memenuhi syarat dukungan minimal. Sekar menyerahkan berkas dukungan minimal pada 29 Desember 2022 yang pendaftarannya dimulai sejak 16 Desember 2022.

Mengacu data KPU, Sekar adalah pendaftar keempat dengan syarat dukungan terbanyak dengan jumlah 3.042 dukungan. Di atas Sekar, ada Gerry Yasid (3.796 dukungan), Dharma Setiawan (3.634) dan Ismeth Abdullah (3.369). Gerry adalah Kepala Kejaksaan Negeri Tinggi Kepri aktif, Dharma adalah anggota DPD RI 2019-2024 dan Ismeth adalah mantan Gubernur Kepri periode 2006-2010.

Dukungan untuk Sekar sudah lebih dari cukup untuk lolos sebagai bakal calon yang memenuhi syarat maju DPD RI daerah pemilihan Kepri, yang minimal dukungannya sebanyak 2.000 dukungan dari minimal empat dari tujuh kabupaten/kota. Namanya pun sudah ditetapkan dengan status memenuhi syarat sebagai bakal calon DPD RI bersama 11 nama lain saat diumumkan KPU Kepri pada 16 Januari 2023.

Menjadi satu-satunya perempuan pendaftar senator, Sekar mengklaim tak ingin mengedepankan soal gender. Tapi ia optimistis bisa duduk sebagai senator. “Saya optimis,” sebut Sekar.

Dalam beberapa kali kesempatan safari dengan wartawan, Sekar menyatakan ingin memajukan Provinsi Kepulauan Riau. Kemajuan Kepri menjadi alasannya terjun ke pesta demokrasi lewat jalur DPD RI. “Saya ikut calon DPD RI, karena ingin meneruskan perjuangan Romo (Ayah Sekar-Soerya Respationo) yang pernah mengabdi membangun Kepri. Meskipun kini Romo tidak di pemerintahan, beliau tetap ingin berbuat demi Kepri ke depan,” terang Sekar akhir 2022.

Perempuan bergelar pendidikan Sarjana Hukum dan Magister Kenotariatan ini pun pernah menyebut soal isu perempuan dan anak. Isu yang akan ia perjuangkan sebagai senator. “Yang pasti, sebagai perwakilan perempuan, jika terpilih akan memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak. Karena kita berada di kepulauan, dana perimbangan pusat dan daerah harus menjadi fokus utama. Mengingat membangun daerah kepulauan sangat beda dengan provinsi lainnya. Kita perlu dana cukup besar membangunnya,” papar Sekar yang berulang tahun pada tanggal 26 Desember ini.

Untuk diketahui, tahapan pencalonan DPD RI dimulai lebih awal ketimbang tahapan pendaftaran anggota DPR dan DPRD yang baru dimulai 24 April 2023. Bakal calon DPD RI yang lolos verifikasi akan memperebutkan empat kursi senator daerah pemilihan Kepri, sama seperti Pemilu 2019.

Baca Halaman Berikutnya: Calon Senator Perempuan asal Kepri

Pos terkait