Rektor Nonaktif Universitas Pancasila Bantah Lecehkan Karyawan

rektor universitas pancasila
Rektor nonaktif Universitas Pancasila berinisial ETH (72) saat memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Kamis (29/2/2024). Foto: ANTARA

Jakarta (gokepri.com) – Rektor nonaktif Universitas Pancasila berinisial ETH (72) membantah melecehkan karyawannya berinisial RZ (42). Hal itu dikatakannya saat memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya.

“Nggak, nggak, nggak lah (perihal melakukan pelecehan seksual),” katanya singkat sambil bergegas masuk ke ruang penyidik untuk menjalani pemeriksaan, Kamis 29 Februari 2024.

ETH memenuhi panggilan penyidik terkait dugaan kasus pelecehan seksual berdasarkan laporan yang teregistrasi dengan Nomor LP/B/193/I/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 12 Januari 2024.

HBRL

Baca Juga: Rektor Universitas Pancasila Dinonaktifkan Imbas Kasus Pelecehan Seksual

ETH dilaporkan terkait dengan pasal 6 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

“Nggak, nanti, saya sudah ditunggu sama penyidik,” kata ETH sebelum masuk ke ruang penyidik.

Sebelumnya ETH juga sudah resmi dinonaktifkan dari jabatan rektor oleh pihak Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila (YPPUP).

Hal itu dibenarkan Sekretaris YPPUP Yoga Satrio saat dikonfirmasi di Jakarta. Penonaktifan tersebut dilakukan setelah pada hari sebelumnya, Selasa 26 Februari 2024 dilakukan rapat pleno di lingkungan internal.

“Tidak dicopot tapi dinonaktifkan,” kata Yoga.

Yoga mengatakan ETH bakal dinonaktifkan sebagai rektor hingga masa jabatannya berakhir pada 14 Maret 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait