Bank Permata Bakal Tutup Akun Rekening dengan Saldo Kosong

Presiden Direktur PT Bank Permata Tbk (BNLI) Meliza Musa Rusli. Foto: ANTARA

Jakarta (gokepri.com) – Bank Permata akan menutup akun rekening dengan saldo kosong alias Rp0. Hal ini diungkapkan Presiden Direktur PT Bank Permata Tbk (BNLI) Meliza Musa Rusli.

Kebijakan seperti itu kata dia sudah dilakukan oleh perbankan nasional lainnya, sehingga bukan hanya Bank Permata yang akan melakukannya.

“Kita ada policy kebijakan ke arah sana juga,” ujar Meliza di Jakarta, Selasa 3 oktober 2023.

HBRL

Baca Juga: Permata Bank Syariah dan YPI Al-Azhar Indonesia Jalin Kerjasama

Selain itu pihaknya juga berupaya mendukung tujuan dari regulator untuk mengurangi penyelewengan rekening bank. Caranya dengan melakukan tindakan terhadap akun rekening yang terindikasi mencurigakan.

“Tujuannya untuk bisa mengurangi adanya fraud dan pencucian uang,” ujarnya.

Untuk rekening kosong milik nasabah dalam jangka waktu yang lama, pihaknya akan melakukan penutupan setelah menghubungi nasabah tersebut.

“Kalau misalnya ada akun yang kosong lama kita berusaha menghubungi nasabahnya, pasti memang harus ada tindakan yang dilakukan dari regulasi,” kata dia.

Dalam hal pembiayaan, Bank Permata telah menyalurkan pinjaman senilai Rp137,39 triliun pada semester I- 2023, yang terdiri dari kredit senilai Rp117 triliun dan pembiayaan syariah senilai Rp20,39 triliun.

Dari sisi pendanaan, perseroan mencatatkan total simpanan nasabah Rp185,4 triliun, atau naik 8 persen (yoy).

Kenaikan itu disebabkan oleh simpanan dana murah atau Current Accounts Savings Accounts (CASA) yang naik 4 persen (yoy) menjadi Rp104,6 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp100,8 triliun, dengan kontribusi pertumbuhan giro sebesar 5 persen dan tabungan sebesar 2 persen.

Dari rasio keuangan, Capital Adequacy Ratio (CAR) perseroan menguat dari 32,96 persen pada semester I- 2022 menjadi 38,96 persen pada akhir semester I- 2023.

Sementara itu rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) perseroan membaik, dengan NPL gross tercatat 2,89 persen dari 3,11 persen, sedangkan NPL net dari 0,48 persen menjadi 0,32 persen pada semester I-2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait