Ansar Hadiri Pentas Seni Waisak, Apresiasi Masyarakat Tionghoa

pentas seni waisak
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menghadiri pentas seni Waisak di Tanjungpinang. Foto: Diskominfo Kepri

Tanjungpinang (gokepri.com) – Gubernur Kepri Ansar Ahmad hadiri acara pentas seni Waisak 2567 TB/2023 yang dilaksanakan di Jalan Merdeka, depan Viahra Bahtra Sasana Tanjungpinang, Sabtu 6 Juni 2023 malam.

Acara pentas seni itu diselenggarakan oleh Permabudhi Panitia Bersama Dharmasanti. Kegiatan yang bertema Menjaga Moral, Menjaga Kelurahan Bangsa ini dihadiri warga Tionghoa Tanjungpinang dengna antusias.

Selain dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan, kegiatan ini juga diselingi dengan pembagian kupon hadiah untuk warga Tionghoa yang beruntung.

Baca Juga: Pemprov Kepri Hibahkan Rp870 Juta untuk Vihara di Kepri

Dalam sambutannya Ansar menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Tionghoa atas kontribusinya dalam pembangunan di Kepulauan Riau.

Walaupun dengan keberagaman suku, adat, budaya dan agama yang ada di Kepri, namun masyarakatnya selalu hidup berdampingan, saling menghargai dan menjunjung nilai toleransi.

Termasuk warga Tionghoa yang selalu kompak dan membaur dengan warga lain sehingga pada tahun 2022 Provinsi Kepri memperoleh Indeks Kerukunan Umat Beragama peringkat pertama Nasional dengan angka 85.78.

“Ini adalah modal yang bagus untuk membangun kepri ke depan menjadi lebih baik,”ucapnya.

Dalam kesempatan itu Ansar juga menyampaika beberapa program pembangunan untuk mempercantik ibukota Tanjungpinang, diantaranya lanjutan rehabilitasi Jalan Merdeka dan Jalan Bandara.

Kemudian rehabilitasi Gereja Ayam di Jalan Teuku umar dan revitalisasi total akau potong lembu bersama Pemko Tanjungpinang serta lanjutan penanganan di Pulau Penyengat.

Di tahun 2024 mendatang melalui MCC Amerika Serikat, Pemerintah Provinsi Kepri akan mendapatkan bantuan Rp300 miliar untuk integrasi tambahan pelantar 1 dan 2 hingga ke Pelabuhan internasional.

Tahun ini Gedung LAM bersama etalase Dekranasda juga akan diselesaikan serta melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kepri juga akan mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp646 milliar untuk penanganan jalan di beberapa daerah.

Dengan berbagai perbaikan ia berharap masyarakat bangga memiliki Tanjungpinang sebagai Ibukota Provinsi.

“Walaupun APBD kita tidak besar, namun telah banyak yang kita lakukan, dan bersama Wali Kota Tanjungpinang kita buat ibukota lebih cantik, rapi, dan bersih supaya menjadi salah satu tujuan wisata yang dirindukan banyak orang,” ujarnya.

Pemprov Kepri juga senantiasa memberikan perhatian terhadap penguatan keagamaan, termasuk agama Buddha. Wujud perhatian itu diantaranya bantuan Vihara Se-Kepulauan Riau pada tahun 2022 dengan jumlah anggaran mencapai Rp2,438 milliar (diantaranya terdapat di vihara Lingga, Bintan, Tanjungpinang dan Batam).

Kemudian di tahun 2023 jumlah bantuan dana hibah mencapai Rp870 Juta (diantaranya terdapat di vihara Karimun, Lingga, Tanjungpinang dan Anambas).

Bantuan juga diberikan bagi Tim pembinaan keagamaan yang terdiri dari pemuka agama yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, salah satunya pemuka dari agama Buddha dengan total 57 orang, dengan alokasi anggaran berjumlah Rp68,4 juta.

Ansar pun meminta doa dan dukungan dari masyarakat dan para tokoh Tionghoa agar mengawal dan mendukung jalannya pembangunan.

“Selamat Waisak,  semoga membawa kebaikan, memperkokoh persatuan dan persaudaraan,”ujarnya. (Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait