Antar Jemput Pelajar Pesisir, Pemkab Bintan Tambah Armada

pelajar pesisir bintan
Kepala Dinas Pendidikan Bintan Thamsir. Foto: ANTARA

BINTAN (gokepri.com) – Untuk antar jemput pelajar di kawasan pesisir, Pemerintah Kabupaten Bintan menambah armada berupa 22 unit perahu tradisional. Perahu tersebut menjadi alat transportasi laut setiap hari untuk pergi dan pulang sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Bintan Thamsir mengatakan program antar jemput pelajar pesisir secara gratis ditingkatkan pada tahun ini.

Tahun lalu, jumlah perahu yang mengangkut pelajar dari dan ke menuju ke pelabuhan sebanyak 21 unit, sementara tahun ini bertambah menjadi 22 unit.

HBRL

Penambahan jumlah alat transportasi laut untuk mengangkut pelajar SD-SMP itu berdasarkan kebutuhan yang disampaikan pihak sekolah dan orangtua pelajar.

Selain jumlah perahunya yang ditambah, anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut juga bertambah.

Tahun lalu anggaran yang dialokasikan untuk program transportasi laut ini sebanyak Rp2,9 miliar.

“Tahun ini naik menjadi Rp3,1 miliar,” katanya, Selasa 14 Februari 2023.

Program ini kata Thamsir dilaksanakan untuk meringankan beban orangtua sekaligus mendorong anak-anak tidak putus sekolah. Sebab ada beberapa faktor pendorong anak-anak putus sekolah di antaranya letak geografis, ekonomi dan waktu.

Melalui program transportasi gratis ini, pelajar yang tinggal di pulau-pulau dalam Kecamatan Bintan Pesisir, Pulau Mantang, Pulau Kelong, Pulau Tambelan dan Pulau Dendun setiap hari dapat menggunakan perahu untuk ke sekolah secara gratis.

Saat pulang sekolah, kata dia para pelajar juga diantar ke rumahnya yang berada di pulau lainnya.

“Jadi manfaat dari program ini sangat luar biasa. Kami terus mendorong agar anak-anak tetap sekolah, tidak putus sekolah dan mendapatkan pendidikan sampai menjadi sarjana. Tidak ada alasan mereka untuk menjadi nelayan saat masih anak-anak,” ujarnya.

Perhatian Pemkab Bintan tidak hanya ditujukan kepada pelajar yang tinggal di pulau-pulau. Pelajar yang tinggal di daratan Bintan juga mendapatkan fasilitas antar jemput sekolah dengan menggunakan bus secara gratis.

Tahun lalu Pemkab Bintan mengerahkan 30 unit bus untuk mengantar dan menjemput pelajar.

Di tahun 2023, pemerintah menambah armada bus menjadi 32 unit sesuai dengan kebutuhan para pelajar.

Program tersebut, menurut dia, memberi dampak positif terhadap pelajar, terutama dari keluarga yang kurang mampu, yang tempat tinggalnya jauh dari sekolah.

Baca Juga: Bintan Anggarkan Rp1 Miliar Bantu Sertifikasi Guru Pendidikan Agama Islam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait