KMP Bahtera Nusantara 03 Hubungkan Kepri dan Kalimantan Barat

KMP Bahtera Nusantara 03
Kapal Motor Penyeberangan atau KMP Bahtera Nusantera 03 yang sedang sandar ditinjau langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Penyeberangan Telagapunggur, Kota Batam, Sabtu 4 Februari 2023. Foto: gokepri/Engesti

BATAM (gokepri) – KMP Bahtera Nusantara 03 akan menghubungkan Provinsi Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat. Mampu membawa 378 penumpang, berlayar sepekan sekali.

Kapal Motor Penyeberangan atau KMP Bahtera Nusantera 03 yang sedang sandar ditinjau langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Penyeberangan Telagapunggur, Kota Batam, Sabtu 4 Februari 2023.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Walikota Batam ex-officio Kepala BP Batam Muhammad Rudi dan Ketua DPRD Batam Nuryanto turut hadir saat peresmian pelayaran tersebut.

HBRL

KMP Bahtera Nusantara 03
Foto: gokepri/Engesti

KMP Bahtera Nusantara 03 akan melayani rute penyeberangan Tanjunguban Bintan-Tambelan Bintan di Provinsi Kepulauan Riau-Sintete, Provinsi Kalimantan Barat. Budi Karya mengatakan rute pelayaran KMP Bahtera Nusantara 03 merupakan terobosan yang mempersatukan Indonesia di wilayar terluar. “Kementerian Perhubungan mampu membuat suatu konektivitas yang tujuannya mempersatukan. Di sini ada Kepri, di sana ada Kalimantan,” ungkap Menhub di sela-sela peninjauan, Sabtu 4 Februari 2023.

KMP Bahtera Nusantara 03 memiliki bobot 1500 Gross Ton (GT), berkapasitas penumpang 378 orang dan mampu menampung 36 kendaraan roda empat. Kapal ini akan dioperasikan langsung oleh BUMN, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Menhub Budi berharap dengan adanya kapal ini mampu mempermudah masyarakat dalam beraktivitas antarpulau. “Pesan pak presiden agar melakukan suatu pekerjaan yang deliver. Hari ini sudah deliver, oleh karena itu saya mengundang Bapak Presiden untuk meresmikan kapal ini karena saya bangga kita bisa melakukan ini,” kata Budi Karya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi langkah pemerintah pusat terkait urusan konektivitas. Sebab 96 persen wilayah Kepri adalah lautan.

“Maka urusan konektivitas adalah suatu keniscayaan yang perlu kami dorong dan kami percepat. Kebanggaan kami juga karena kapal ini diproduksi di Batam, jadi apresiasi buat Batam,” kata dia. Ia menjelaskan kapal ini tak hanya mengangkut penumpang saja, tapi juga logistik. Ini tentu sesuai dengan arahan presiden menjamin kebutuhan-kebutuhan pokok di daerah perbatasan.

“Ini penting sekali karena berkaitan dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Harapan kami masyarakat dapat lebih mudah memanfaatkan mobilitasnya dan logistik juga terjamin tersedia,” kata dia.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan dengan adanya kapal ini konektivitas antar pulau akan lebih optimal yang mulanya satu kali dalam dua pekan kini bisa sekali dalam sepekan. “Jadi kebutuhan masyarakat terkait logistik akan terjamin. Nanti kapal ini akan diresmikan oleh Pak presiden,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga: Kemenhub Hibahkan Satu Kapal Roro untuk Kepri, Catat Rute Berlayarnya

Penulis: Engesti

Pos terkait