TANJUNGPINANG (gokepri.com) – Warga Kepri diminta waspada munculnya penyakit usai banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir di Kepri sejak beberapa hari ini.
Kepala Dinas Kesehatan Kepri Mohammad Bisri mengatakan selain waspada terhadap banjir, masyarakat juga diminta waspada terhadap sejumlah potensi penyakit dampak dari banjir.
Bisri menyebut banjir membuat lingkungan menjadi lebih kotor dan menjadi tempat kuman berkembang biak.
Beberapa penyakti yang timbul akibat banjir rob di antaranya demam, flu, batuk, diare hingga penyakit kulit.
Untuk mengantisipasinya, Bisri menyarankan saat rumah direndam banjir sebaiknya jangan memaksa tinggal di sana, melainkan mengungsi saja sampai air kering.
“Setelah itu baru disiram air bersih guna menghindari kuman berkembang biak di rumah usai banjir,” ujar Bisri.
Masyarakat juga diminta menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit saat kondisi sedang ekstrem seperti saat ini.
Apalagi banjir rob disertai curah hujan yang tinggi masih berpotensi terjadi hingga beberapa waktu ke depan.
Untuk menjaga daya tahan tubuh disarankan memperbanyak minum air putih, menghindari minuman dingin dan mangonsumsi makanan bergizi.
“Lalu istirahat yang cukup,” kata Bisri.
Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang Hayu Nur Mahron mengatakan fenomena banjir rob ini sering menimpa wilayah pesisir.
Penyebabnya adalah naiknya permukaan laut ditambah tingginya curah hujan sehingga menyebabkan banjir.
“Hujan diperkirakan masih akan terjadi selama sepekan ke depan. Masayrakat harus waspada terhadap potensi bencana alam,” ujarnya.
Baca Juga: Banjir Rob di Tanjungpinang Diprediksi hingga 29 Januari 2023
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara









