BATAM (gokepri.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam lakukan sejumlah upaya demi wujudkan Batam Kota Layak Anak. Apa saja?
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2 & KB), Novi Harmadyastuti mengatakan sejak awal Pemko Batam memang telah berkomitmen untuk terus mewujudkan Batam sebagai daerah layak anak.
Tahun 2022 ini bahkan Batam menjadi satu-satunya kota di Kepri yang meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) predikat Nindya.
“Jadi tahun 2022 dari 7 kabupaten kota se- Provinsi Kepri yang mendapat predikat Nindya hanya Kota Batam,” kata Novi, Rabu 30 November 2022 saat memimpin pembahasan rencana aksi daerah KLA Kota Batam tahun 2022 yang dihadiri sejumlah instansi.
Novi lalu membeberkan sejumlah program yang dilakukan Pemko Batam untuk mewujudkan Batam layak anak.
Beberapa program itu di antaranya deklarasi sekolah anak, pemberian subsidi transportasi bagi anak-anak sekolah di hinterland dan melakukan pencegahan (sosialisasi dan kampanye).
Selain itu juga memberikan bantuan hukum pada anak yang berhadapan dengan hukum dan pemulihan (rehabilitasi).
Kemudian memberikan bantuan hukum kepada anak sebagai pelaku, korban dan saksi secara cuma-cuma bagi keluarga tidak mampu bekerjasama dengan LBH Mawar Saron.
Selanjutnya, membangun zona selamat sekolah,meluncurkan Kartu Identitas Anak (KIA), membangun taman cerdas, membentuk forum anak yang dikelola oleh anak Kota Batam dan lain-lain.
Novi mengatakan sebuah kota atau kabupaten dinyatakan layak anak jika memenuhi 5 klaster indikator.
Indikator itu meliputi hak sipil kebebasan, hak lingkungan keluarga dan pengasuh alternatif, hak kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, dan Pelindungan khusus.
Baca Juga: Era Muhammad Rudi Batam Kembali Dapat Penghargaan, Kota Layak Anak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati









