Tanjungpinang (gokepri.com) – Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepri) mengingatkan warga untuk mewaspadai penyakit jantung karena dapat menyebabkan kematian.
Humas RSUP Kepri Iqbal mengatakan penderita penyakit jantung paling banyak dirawat di rumah sakit itu sejak tahun 2019 sampai sekarang.
Januari-Juli 2022, jumlah penderita penyakit jantung yang dirawat di RSUP Kepri mencapai 6.166 orang atau 20,3 persen dari total jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit itu dalam periode itu. “Jumlah penderita penyakit jantung paling banyak dibanding penderita penyakit lainnya,” katanya.
Baca Juga: Santap Sayur Segar dan Tinggi Serat Agar Jantung Sehat
Dokter spesialis jantung dan pembulu darah di RSUP Kepri, Agill Agassi Tsalitsa mengatakan penyakit jantung kerap disebut sebagai “the silent killer”, karena tidak ada gejala khusus bagi penderitanya, kecuali memiliki komplikasi atau penyakit penyerta lainnya.
Penyakit jantung disebabkan faktor keturunan atau kelainan genetik, usia yang sudah tua, dan laki-laki lebih berisiko menderita penyakit itu dibanding perempuan.
Agill menjelaskan konsumsi makanan yang berlebihan dapat menyebabkan hipertensi atau penyakit jantung. Tubuh yang terlalu gemuk atau obesitas juga menyebabkan menyempitan pembuluh darah.
Gejala penderita jantung yang berkomplikasi dengan dengan penyakit lain dapat menyebabkan sroke, gagal ginjal, nyeri jantung, bahkan jantung berhenti.
“Kurang istirahat dan stres juga potensial menyebabkan penyakit jantung,” jelasnya.
Agill mengimbau warga untuk menjaga kesehatan jantung. Tips untuk menjaga kesehatan jantung dimulai dari gaya hidup yakni berhenti makan sebelum kenyang, makan sehari tiga kali, asupan gizi harus mencukupi, tidak berlebihan mengonsumsi minyak tidak jenuh dan garam.
Olahraga ringan selama 150 menit dalam seminggu. Olahraga untuk kesehatan jantung seperti jalan, senam, bersepeda dan berenang.
Kemudian istirahat dan tidur harus mencukupi. Dalam sehari, orang harus istirahat atau tidur selama 7-8 jam.
“Kurang tidur menyebabkan stres yang menimbulkan tekanan darah menjadi tinggi. Untuk mencegah stres buat hidup bahagia,” ucapnya.
Agill juga menyarankan warga untuk rutin konsultasi dengan dokter seandainya mengalami gejala penyakit jantung.
“Jangan konsumsi obat sebelum konsultasi kepada dokter ahli,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara








