Tanjungpinang (Gokepri) – Sekolah di Kepri diizinkan menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk pembelian paket internet bagi siswa dan guru. Kebijakan ini diambil demi menjamin semua siswa memperoleh akses dalam pembelajaran jarak jauh atau belajar online.
“Saya sudah terbitkan Surat Edaran (SE) terkait penyediaan kuota subsidi oleh pihak sekolah untuk para siswa dan guru. Penggunaan dana BOS sesuai kebutuhan sekolah sesuai revisi Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis BOS Reguler,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Muhammad Dali, Minggu (23/8/2020).
Dali tidak menampik para orangtua siswa mengeluh karena harus mengeluarkan anggaran yang cukup besar untuk membeli kuota internet selama anak-anaknya menjalani proses belajar mengajar daring di rumah.
Dia mengimbau kepada siswa tingkat SMA yang belum mendapatkan kuota internet subsidi untuk menghubungi pihak sekolah masing-masing.
Dali juga mengingatkan kepada siswa yang sudah menerima kuota subsidi agar tidak disalahgunakan.
“Orang tua harus mengawasi anaknya, jangan sampai kuota yang ada digunakan untuk main game dan aplikasi lainnya,” ujar Dali.
Lihat Juga: Rapat dengan Telkom-Telkomsel, Isdianto Ingin Atasi Kendala Jaringan Belajar Online
Lebih lanjut, Dali menjelaskan penyediaan kuota subsidi tidak hanya melalui dana BOS, tapi juga bisa menggunakan uang SPP.
Ia turut menegaskan pihak sekolah menyediakan bantuan berupa kuota internet, bukan berbentuk uang. Kemudian, tetap mengikuti aturan teknis terkait pembelian kuota internet tersebut agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
“Jadi kebijakan ini diambil untuk meringankan beban orangtua dalam proses belajar daring. Di samping membantu guru-guru yang mengajar daring dari rumah,” ujarnya.
Lihat Juga: Sekolah di Zona Oranye dan Merah Tetap Belajar dari Rumah
Dali mengklaim kebijakan kuota subsidi ini sudah berjalan sejak Juli 2020 setelah pencairan tahap pertama dana BOS, namun memang masih ada sekolah yang belum menyediakan, dan diimbau segera merealisasikan supaya proses belajar mengajar berjalan dengan baik.
“Yang sudah berjalan, seperti SMAN 1 Toapaya Bintan, SMAN 2 Batam, SLB Batam, SMAN 4 Senayang, Lingga, SMAN 4 Karimun dan masih banyak lagi,” ucapnya. (Cg)
Editor: Candra
Sumber: Newswire









