Batam (gokepri.com) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Batam mulai melakukan persiapan pemilihan umum yang akan dilaksanakan pada bulan Februari 2024 mendatang.
Komisioner Bidang Hukum Bawaslu Kota Batam Mangihut Rajagukguk akan memastikan tempat pemungutan suara (TPS) menyesuaikan dengan jumlah pemilih. Ia menyebut akan fokus terhadp TPS di kawasan pemukiman liar.
“Banyak rumah liar di Batam ada TPS tapi tidak ada orangnya,” kata Mangihut dalam kegiatan bersama media Senin 6 Juni 2022.
Ia menyebutkan pada Pemilu 2019 lalu ada beberapa TPS di kawasan pemukiman liar banyak yang sudah direlokasi, seperti Baloi dan Bengkong. Sehingga lokasi tersbut masuk dalam daftar tempat pemilihan namun tidak ada pemilihnya.
“Dulu kejadiannya seperti itu. Jadi kami pastikan tidak ada relokasi menjelang pilkada nanti,” katanya.
Selain itu, Bawaslu akan mencermati jumlah Daftar Pemilih setelah Pemerintah Daerah memberikan Daftar Tetap (DPT), Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dan Daftar Pemilih Berkelanjutan.
“Kalau 14 Juni ini sudah diputuskan kami akan jalankan,” jelasnya.
Sementara itu, dalam beberapa bulan terakhir Bawaslu Kota Batam telah melakukan bimbingan teknis (bimtek) dengan bawaslu kabupaten/kota lain untuk melakukan pengawasan parpol.
“Kemudian juga melakukan pengawasan verfikasi parpol dan pengawasan verifikasi calon legislatif,” kata Dia.
Penulis: Engesti








