PT Lubuk Utama Granit: Kami akan Duduk Bersama dengan Masyarakat

PT Lubuk Utama Granit
Juru bicara PT LUG Hanggara Dibya Putra. (foto: dokumen pribadi)

Lingga (gokepri.com) – PT Lubuk Utama Granit berjanji membuka pintu dialog dengan masyarakat setempat setelah muncul aksi unjuk rasa yang digalang ormas pemuda di Kabupaten Lingga.

Perusahaan tambang ini menjadi sorotan karena dianggap ingkar soal kesepakatan dengan masyarakat. Adalah humas atau juru bicara PT LUG Hanggara Dibya Putra yang memberikan jawaban melalui pesan WhatsApp pada Jumat 21 Januari 2022 soal bagaimana respons perseroan terkait tuntutan ormas pemuda yang menamai aksi dengan Gerakan Solidaritas Peduli Kabupate Lingga.

“Yang pasti akan kami tanggapi dan upayakan yang terbaik,” ujar pria yang akrab disapa Hangky itu.

Ia juga menjelaskan ihwal bangunan mess. PT LUG, kata dia, menolak anggapan bangunan itu tidak mengantongi Persetujuan Bangun Gedung (PBG). Tudingan itu muncul ketika aksi pekan ini.

“Hal itu tidak mungkin terjadi. Kami tidak mungkin membuat sesuatu bila tidak didasari dengan koridor hukum yang kuat. Itu bisa saya pastikan,” kata dia.

Kemudian saat wartawan mempertanyakan terkait kompensasi yang juga disampaikan dalam aksi bahwa ada keterlambatan pembayaran dari perusahaan kepada masyarakat yang sudah bulan belum dibayar, menurut Hangky memang terjadi.

Tapi keterlambatan itu karena terjadi pergantian struktur manajemen PT LUG sehingga menurut Hangky adalah hal yang wajar.

“Segala sesuatu kebijakan pasti akan ditinjau ulang. Kami akan formulasikan yang terbaik untuk semua pihak,” pungkasnya.

Lalu dari enam poin tuntutan aksi, ada juga menjelaskan agar perusahaan untuk menghentikan aktivitas lapangan sementara waktu akan ada titik tengah sehingga perusahaan akan melakukan pertemuan kepada masyarakat dan mufakat.

“Tentu, pasti kami akan duduk bersama,” ujarnya.

Hangky juga menjawab soal kelengkapan perizinan PT LUG yang sempat diragukan oleh ormas pemuda meski ia hanya menjawab singkat. “Tentunya,” tulis dia.

Diberitakan, ormas pemuda di Lingga berunjuk rasa di depan PT Lubuk Utama Granit perusahaan tambang yang berlokasi di Selayar, Rabu 19 Januari 2022. Mereka menuntut perusahaan memenuhi hak masyarakat sekitar yang tak kunjung dipenuhi.

Ada puluhan massa yang menggelar aksi di depan kantor PT LUG. Menurut Siswandi, koordinator aksi, perusahaan belum memenuhi hak-hak masyarakat yang telah disepakati bersama. Namun Siswandi tidak terang menjelaskan soal hak tersebut.

Penulis: Tambunan

 

Pos terkait