Batam (gokepri.com) – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meminta Bupati/Wali Kota mewaspadai potensi bencana banjir dan longsor yang ada di wilayahnya masing-masing.
Menurut Ansar, intensitas curah hujan yang tinggi di Kepri saat ini sangat berbahaya, sehingga dapat memicu banjir dan tanah longsor.
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada 7 kabupaten/kota di Kepri agar melakukan antisipasi awal agar hal tersebut tidak terjadi.
“Salah satu penyebab banjir adalah parit yang tersumbat. Kita minta dukungan Bupati/Wali Kota, digerakkanlah warganya untuk gotong royong dalam situasi begini,” kata Ansar baru-baru ini.
Mantan Bupati Bintan itu meminta pemerintah daerah secara rutin melakukan pembaruan data dan informasi perihal cuaca dan iklim yang dikeluarkan BMKG. Katanya, setiap peringatan dini yang dikeluarkan BMKG terkait cuaca dan iklim, harus secepatnya direspon dan disebarluaskan, apabila menyangkut kedaruratan di wilayah masing-masing.
“Informasi awal kepada masyarakat itu perlu untuk mencegah hal itu (banjir dan longsor) terjadi,” katanya.
Dengan intensitas hujan yang tidak menentu di Kepri saat ini, pihaknya juga mengimbau
masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan serta tidak membuang sampah sembarang.
“Kita berdoa saja mudah-mudahan hujannya tidak ekstrim dan panjang. Kalau sudah panjang tidak usah kita, Singapura pun banjir,” katanya. (engesti)
Baca juga: Pemotongan Lahan Depan Perumahan Nusa Indah Picu Banjir di Seibeduk







