Tarik Ulur Travel Bubble di Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad usai dialog di Gedung Graha Kepri, Selasa (26/10/2021).
Gubernur Kepri Ansar Ahmad usai dialog di Gedung Graha Kepri, Selasa (26/10/2021).

Batam (gokepri.com) – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad tampaknya masih ragu untuk membuka travel bubble bagi wisatawan mancanegara. Padahal para pengelola pariwisata yang ada di Kepri sudah siap menyambut kebijakan tersebut.

Menurut Ansar, ada beberapa pertimbangan yang menyebabkan travel bubble masih abu-abu. Selain khawatir dengan gelombang ketiga Covid-19, pihaknya juga masih harus meminta persetujuan pemerintah pusat.

“Kita akan usulkan apa yang bisa kita jadikan travel bubble ini berhasil dan sukses, tentu masih ada diskresi-diskresi. Kita juga lihat pertimbangan pemerintah pusat,” kata Ansar dalam dialog bersama pengelola wisata dan instansi terkait di Gedung Graha Kepri, Selasa (26/10/2021).

Dalam dialog tersebut, Ansar mewacanakan untuk membuka travel bubble di awal tahun 2022. Sebab, dengan begitu Pemprov Kepri akan lebih matang mempersiapkan segala apapun dari segi alat hingga tempat karantina bagi wisman.

“Hari ini kita sepakati saja. Kalau memang disepakati dibuka nanti akhir Desember 2021. Januari 2022 memang betul kita siapkan. Tapi kalau sekarang bapak-bapak minta dibuka, saya sama pihak bandara dan lainnya akan membahas kesiapan karantina dan lainnya. Tapi kalau di buka wisman tidak masuk kan percuma juga,” kata Ansar

Ansar mengaku akan tetap berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar travel buble di Kepri dapat berjalan. “Saya ingin mengajak semua bawah ini merupakan persoalan karena kita baru membuka. Menentukan tempat karantina saja itu tidak mudah, siapa saja bisa jadi sasaran. Jika sepakat dibuka dalam waktu dekat, beberapa hari lagi misalnya, kita akan siapkan semua dari alat sampai satgas-satgasnya,” ujar Ansar.

Ia menjelaskan, jika nantinya travel buble dibuka, wisman harus dipantau agar penyebaran virus Covid-19 bisa terkendali. “Nanti jika wisman datang harus difokuskan ke Nongsa atau Lagoi,” katanya.

Ansar mengatakan agar travel bubble dapat berjalan dengan baik. Ia berharap pembahasan tersebut dapat selesai dalam minggu ini. (engesti)

Baca juga: Travel Bubble Kepri Diusulkan Hanya Karantina Wilayah

Pos terkait