Batam (gokepri.com) – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meresmikan Musala Al-Amin di Kampung Batu Besar, Kota Batam, Minggu (24/10/2021). Peresmian musala disejalankan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur mengingatkan agar musala yang baru diresmikan nantinya bisa menjadi pusat kegiatan yang berguna untuk pembangunan karakter masyarakat. Sekaligus sebagai wadah pencetak generasi penerus yang berwatak ke-Islaman dan berbudi luhur.
“Fungsi musala ini harus dimaksimalkan. Dari sini nantinya semoga bisa mencetak calon-calon pemimpin dan teknorat. Generasi muda harus kita berikan kesempatan dalam kepengurusan musala. Jadi jangan hanya orang-orang tua saja yang meramaikan musala,” katanya.
Gubernur menceritakan, dirinya dari masa kecil sampai remaja sudah terbiasa mengikuti organisasi remaja mesjid. Hal itulah yang membuatnya bisa menjadi seperti sekarang. Ia percaya bahwa pemimpin yang dilahirkan dari lingkungan masjid atau surau memiliki kemampuan dalam menjaga amanah yang diembannya.
“Jangan kita anggap remeh peranan remaja masjid atau surau. Saya belajar berbicara di depan masyarakat, belajar berkhutbah itu karena sudah dari kecil main di masjid. Pemimpin yang lahir dari masjid akan mempunyai akidah agama yang kuat, itu kunci agar bisa menjadi pemimpin yang baik dan bekerja tulus untuk masyarakat,” tuturnya.
Gubernur berpesan agar masyarakat Batu Besar, dengan adanya musala ini lebih meningkat keimanan dan ketaqwaannya. Serta lebih rajin ibadah dan bersosialisasi.
“Kita ini semua hanyalah manusia yang dhaif, harus selalu ingat pada siapa kita berserah diri. Saya pun tanpa seizin dari Allah SWT tidak akan bisa memegang amanah sebagai gubernur. Karena itu musala ini harus kita jadikan tempat beramal dan ladang pahala bagi kita semua,” katanya.
Sementara itu dalam menghayati ajaran pemimpin umat Islam, Nabi Muhammad SAW, Gubernur mengajak seluruh umat Islam untuk terus berjuang mengamalkan kebaikan-kebaikan yang dicontohkan oleh Baginda Nabi dalam keseharian.
“Setiap hari kita menyebut nama Baginda Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk rasa cinta dan kasih kita kepadanya. Itulah yang membuat kita senantiasa memperbaiki diri untuk mencapai posisi yang pantas guna mendapatkan syafaat dari Baginda Rasulullah SAW di hari akhir nanti,” katanya.
Gubernur menilai jika semua kebaikan yang diajarkan oleh Baginda Rasulullah bersifat universal, sehingga dapat diadopsi oleh semua kalangan. Universalitas dari ajaran Rasulullah akan sangat bermanfaat dalam upaya menyatukan kerukunan umat beragama dalam setiap perbedaan yang ada di Kepri maupun negara Indonesia. (wan)
Baca juga: Peringati Maulid Nabi Bersama BKMT, Gubernur Ansar: Momentum Menguatkan Jaringan









