Tanjungpinang (gokepri.com) – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, meninjau vaksinasi massal untuk masyarakat Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Vaksinasi dengan jenis vaksin Sinovac dan Astrazeneca dosis pertama dan kedua ini berlangsung di Aula Wan Sri Beni, Selasa (12/10/2021).
Kegiatan vaksinasi melibatkan 60 tenaga kesehatan dari personel TNI, Polri, dan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri. Sasaran vaksinasi menargetkan sebanyak 1.300 warga Tanjungpinang, Bintan, dan pelajar masing-masing 100 orang.
“Vaksinasi massal ini ditujukan kepada seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Setelah vaksinasi akan dibagikan paket sembako kepada peserta vaksinasi,” jelas Dandim 0315/Bintan, Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa dalam rilisnya.
Panglima TNI didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto, Irjen TNI Letjen TNI Bambang Suswantoni, Kepala BAIS TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, para Pangkogabwilhan, dan pejabat tinggi Mabes TNI. Selain meninjau vaksinasi, Panglima TNI juga menyerahkan bantuan paket sembako serta Bantuan Langsung Tunai Pedagang Kaki Lima (BLTPKL).
Jumlah bantuan paket sembako yang diserahkan sebanyak 1.000 paket. Sedangkan BLTPKL dengan nominal Rp1,2 juta per orang diberikan kepada 1.500 pedagang kaki lima.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerangkan bila Pemprov Kepri terus menghitung dan menyasar kekuatan vaksinasi yang dapat dilakukan di Kepri. Perhitungan ini sehubungan dengan capaian target vaksinasi di atas 70 persen bagi masyarakat Kepri. Untuk mencapai target tersebut, Ansar menyarankan agar satgas ke rumah-rumah, dengan membawa vaksinator langsung.
“Kita harus exodus, dengan menggunakan basis kelurahan dan desa,” sarannya.
Ansar juga memerintahkan Dinas Kesehatan untuk mengawasi stok-stok vaksin di kabupaten dan kota supaya bisa memenuhi target sasaran. Dengan kondisi stok vaksin yang aman, maka vaksinasi umum terus didukung dan didorong untuk menyisir vaksinasi daerah pesisir.
“Tenaga vaksinator mulai mengindentifikasi ke sekolah-sekolah yang jumlah muridnya relatif banyak belum divaksinasi, termasuk tenaga pendidik yang belum divaksinasi,” katanya. (zak)
Baca juga: KKP Sediakan Vaksinasi Sinovac dan Astrazeneca di Pelabuhan Sri Bintan Pura









