Masyarakat Antusias, Tapi Vaksin Terbatas

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyosialisasikan kebijakan perpanjangan PPKM berbasis mikro di Batam, Jumat (25/6/2021).
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyosialisasikan kebijakan perpanjangan PPKM berbasis mikro di Batam, Jumat (25/6/2021).

Batam (gokepri.com) – Antusiasme masyakat di Batam masih cukup tinggi untuk melakukan vaksinasi. Saat ini tidak hanya menyasar untuk orang dewasa saja, tapi juga anak-anak usia 12-17 tahun.

Namun, sayangnya stok vaksin di Batam semakin menipis. Saat ini diperkirakan hanya tersisa 1000 vial vaksin atau hanya cukup untuk 10.000 penerima. Jika dalam waktu dekat tidak ada tambahan, program vaksinasi di Batam terancam berhenti.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan pihaknya saat ini terus berupaya koordinasi dengan Pemprov Kepri untuk mengatasi permasalahan tersebut. Karena banyak masyakat yang saat ini sudah mengajukan untuk melakukan vaksinasi.

“Kalau sempat terhenti kasihan masyakat, jangan sampai nanti yang sudah bersedia divaksin ini malah tidak jadi divaksin,” kata Amsakar, Selasa (6/7/2021).

Amsakar mengatakan selain orang dewasa atau masyarakat umum, Pemko Batam saat ini terus mendorong vaksinasi untuk anak-anak remaja mulai usia 12-17 tahun. Jika jumlah vaksin terbatas maka secara otomatis kegiatan vaksinasi tidak akan bisa berjalan.

“Kalau hari ini tidak datang, kemungkinan besok vaksin akan habis. Kamis bisa berhenti vaksinasi,” katanya.

Jika pasokan vaksin tidak tersedia, menurutnya tentu target capaian vaksinasi 70 persen dari sasaran vaksinasi di Batam akan sulit tercapai sesuai yang dijadwalkan.

“Karena itu kita minta Provinsi bisa membantu mencarikan solusi masalah ini,” kata Amsakar.

(ard)

| Baca Juga : 227 Ribu Remaja di Kepri akan Divaksin

Pos terkait