BATAM (gokepri) – Penyediaan listrik, pabrik es, cold storage, hingga kapal tenaga surya di Pulau Sembur, Kota Batam, diarahkan untuk membangun rantai usaha perikanan yang dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapan nelayan.
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Koperasi (Kemenkop) membangun ekosistem usaha yang menghubungkan kebutuhan nelayan, penyimpanan hasil tangkapan, distribusi, hingga pemasaran melalui koperasi.
Asisten Deputi Kemitraan Kemenkop Leonardi Pratama mengatakan ketersediaan fasilitas dasar tersebut menjadi modal awal bagi koperasi dan nelayan untuk mengembangkan usaha perikanan yang lebih terintegrasi.
Baca Juga: Dari Genset ke Energi Surya, Listrik 24 Jam untuk Pulau Sembur
“Dengan adanya modal dasar listrik, pabrik es, cold storage, ini menjadi modal dasar besar bagi nelayan dan koperasi,” ujar Leonardi di Batam, Selasa 25 Agustus 2026.
Menurut dia, rantai usaha tersebut akan melibatkan Koperasi Kelurahan Merah Putih Galang Baru sebagai pengelola sekaligus bagian dari ekosistem usaha. Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai agregator dan konsolidator, tetapi juga menghubungkan berbagai kebutuhan dalam kegiatan perikanan.
Rantai usaha itu diharapkan membuat hasil tangkapan tidak harus segera dijual dengan harga rendah karena nelayan memiliki fasilitas untuk mempertahankan kualitas ikan sebelum dipasarkan.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza mengatakan fasilitas produksi es menjadi salah satu kebutuhan penting bagi kampung nelayan. Mesin pembuat es yang tersedia di Pulau Sembur mampu memproduksi hingga dua ton es per hari.
“Tadi sudah dilihat sangat bagus ice maker-nya. Produksi esnya mencapai dua ton per hari, dari itu insya Allah berlebih dan juga bisa didistribusikan ke pulau-pulau lain,” katanya.
Selain menjaga kualitas hasil tangkapan, keberadaan cold storage memberi nelayan ruang untuk menyimpan ikan sebelum dipasarkan. Kondisi tersebut diharapkan membuka peluang mendapatkan harga yang lebih baik, terutama untuk komoditas bernilai ekonomi tinggi.
Oki menyebut ikan kerapu dan rajungan sebagai contoh komoditas yang dapat memperoleh manfaat dari fasilitas penyimpanan tersebut.
“Diharapkan fasilitas ini dapat mendorong peningkatan produktivitas nelayan, terutama untuk komoditas bernilai tinggi seperti ikan kerapu dan rajungan,” ujarnya.
Kemenkop juga menyiapkan kapal bertenaga surya sebagai bagian dari tahap percontohan. Pada tahap awal, kapal tersebut direncanakan digunakan untuk mendukung distribusi es ke wilayah sekitar.
“Kapal itu masih piloting, kemungkinan besar untuk tahap awal akan digunakan untuk distribusi es,” kata Leonardi.
Menurut Leonardi, berbagai fasilitas tersebut akan menjadi bagian dari unit usaha Koperasi Kelurahan Galang Baru. Pengelolaannya juga akan terhubung dengan perawatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dibangun dalam program PLTS berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) secara nasional.
Dengan pola tersebut, manfaat fasilitas tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur. Kemenkop menargetkan aktivitas ekonomi yang terbentuk dari fasilitas tersebut menciptakan pekerjaan baru dan membuat pendapatan nelayan serta anggota koperasi berputar kembali di lingkungan koperasi.
“Ini akan membuat semacam job creation agar nelayan dan anggota koperasi memiliki penghasilan lebih. Nanti dari pendapatan tersebut akan digunakan untuk membayar iuran di koperasi. Jadi uangnya berputar di koperasi ini,” ujar Leonardi.
Pemerintah daerah menilai dukungan infrastruktur tersebut penting karena sebagian besar masyarakat Pulau Sembur menggantungkan penghasilan dari sektor perikanan.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni mengatakan sekitar 90 persen masyarakat Desa Sembur merupakan nelayan. Karena itu, pemerintah daerah akan berkolaborasi untuk mengoptimalkan fasilitas yang telah tersedia.
“Dari Desa Sembur, 90 persen adalah masyarakat nelayan. Tentunya pekerjaan nelayan sangat berkaitan dengan pemberdayaan dan hari ini yang menjadi support utama, listrik, sudah terpenuhi dan juga ditambah dengan sarana dan prasarana lainnya,” katanya. ANTARA
Baca Juga: PLTS Koperasi Siap Beroperasi di Pulau Sembur Batam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









