Polda Kepri Tambah 293 Bintara Baru

Batam (gokepri.com) – Sebanyak 293 Siswa Bintara Polri di Sekolah Kepolisian Negara Polda Kepri, Tanjung Batu dilantik menjadi Bintara Polri. Upacara pelantikan Bintara Polri T.A tersebut dipimpin langsung Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman di SPN Polda Kepri, Tanjung Batu. Senin, (28/6/2021).

Hadir dalam upacara tersebut Pejabat Utama Polda Kepri, Forkopimda, Kapolres Karimun, Ka SPN, para orang tua Bintara Remaja Pembentukan Bintara Polri, Personel SPN Polda Kepri dan Bintara Remaja Polda Kepri.

“Dengan mengucapkan Alhamdulillah pada hari ini, Senin tanggal 28 Juni 2021, Pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A 2020/2021 di SPN Polda Kepri secara resmi saya nyatakan ditutup. Dan sebanyak 293 orang resmi dilantik menjadi Bintara Remaja,” tutur Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt.

HBRL

Harry menjelaskan, 293 Bintara Remaja itu ditempatkan ke Mabes Polri 31 orang, Dit Polair Korpolairud Baharkam Polri 10 orang, Dit Samapta Korsabhara Baharkam Polri 5 orang, dan Pudik Polair Lemdiklat Polri 4 orang. Kemudian Korbrimob Polri 6 orang, Densus 88 AT Polri 6 orang, dan ditempatkan di Polda Kepri sebanyak 262 orang. Bintara remaja di Polda Kepri ditempatkan ke Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi 20 orang, diarahkan pada PPKT/Perbatasan 17 orang, dan Bintara Polri Tugas Umum sebanyak 225 orang.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Aris Budiman mengatakan bahwa upacara penutupan Pendidikan Bintara Polri dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan. Upacara ini merupakan momentum penting dalam menandai berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan pembentukkan Bintara Polri T.A 2020/2021 yang diselenggarakan selama 7 bulan.

“Saya ucapkan selamat kepada Bintara Remaja yang telah berhasil menyelesaikan Pendidikan Pembentukkan yang pada hari ini secara resmi dilantik menjadi Bintara Polri dengan menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua,” ungkap Kapolda Aris.

Kapolda mengatakan, mulai hari ini pada diri bintara remaja telah melekat identitas dan kehormatan profesi serta tugas dan tanggung jawab sebagai Bhayangkara Negara. Mereka dituntut untuk senantiasa mampu mengaktualisasikan di setiap sikap, tutur kata, dan perilaku hidup, baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan.

“Sehingga mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat,” jelas Kapolda Kepri Irjen Aris Budiman.

Kapolda menegaskan bahwa apa yang telah dicapai tersebut bukanlah akhir dari perjuangan. Melainkan awal pengabdian nyata sebagai Insan Bhayangkara.

“Oleh karena itu bulatkan tekad dan semangat serta motivasi diri tanpa henti untuk senantiasa memberikan dharma bakti terbaik pada institusi Polri, masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita banggakan,” ucsp Kapolda.

Menjadi polisi, lanjut Kapolda, bukan sekedar mencari pekerjaan. Menjadi polisi merupakan profesi untuk mengabdi kepada bangsa dan Negara.

“Tidak ada institusi di Negara ini yang memiliki kewenangan luar biasa seperti anda. Anda bisa menghentikan siapa pun dijalanan dengan kewenangan sebagai seorang polisi dan jika anda tidak mempunyai jiwa pengabdian, anda akan menyalahkan kewenangan ini untuk kepentingan personal anda dan yang paling tahu adalah diri anda sendiri. Saya ingatkan kepada rekan-rekan semuanya, gunakan kewenangan untuk melayani Negara, gunakan kewenangan untuk melayani bangsa kita, gunakan kewenangan untuk melayani rakyat kita,” tegas Kapolda Aris. (eri)

Pos terkait