BATAM (gokepri.com) – Sebanyak 16 perusahaan menerima Anugerah Investasi 2026 dari Badan Pengusahaan (BP) Batam atas kontribusi mereka dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan berbagai sektor usaha di Batam, Kepulauan Riau.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Anugerah Investasi 2026 bertema The Rise of Bandar Dunia Madani: Merawat Kepercayaan, Merayakan Transformasi yang digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-55 BP Batam, Jumat (30/10).
Penerima penghargaan berasal dari berbagai sektor, mulai dari industri dan ekspor, investasi energi, infrastruktur digital, maritim, pariwisata, ekonomi kreatif hingga pemberdayaan masyarakat.
PT Ecogreen Oleochemicals meraih penghargaan sebagai perusahaan dengan ekspor tertinggi. Sementara itu, penghargaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan realisasi investasi terbesar diberikan kepada PT Tanjung Sauh Power.
Untuk kategori Penanaman Modal Asing (PMA) dengan realisasi investasi terbesar, penghargaan diberikan kepada PT Digitalland Services Two. Adapun PT Infineon Technologies Batam menerima penghargaan PMA investor dalam pemanfaatan teknologi.
Pada sektor maritim, penghargaan perusahaan terbaik diberikan kepada PT Marcopolo Shipyard. PT Schneider Electric Manufacturing Batam meraih penghargaan investasi energi berkelanjutan, sedangkan PT Desa Air Cargo memperoleh penghargaan pengelolaan limbah industri berkelanjutan.
Penghargaan PMA investor strategis dalam pengembangan infrastruktur digital diberikan kepada PT Equator Gate System Batam. Di sektor properti, penghargaan investasi terbesar diraih PT Tritunas Bangun Perkasa.
Sementara itu, PT Raflesia Nusantara menerima penghargaan investasi pariwisata unggulan dan PT Furniplus Asia meraih penghargaan inovasi ekonomi kreatif.
Pada kategori usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penghargaan UMKM Tumbuh kelas kecil diberikan kepada Alindo Perkasa Sukses, sedangkan kelas menengah diraih Ocean Marine Shipping.
Penghargaan investor ketahanan hijau diberikan kepada PT Epson Batam. PT TDK Electronics Indonesia menerima penghargaan perusahaan pemberdaya disabilitas, sementara PT Sat Nusapersada Tbk meraih penghargaan investor reinvestasi terbaik.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan, penganugerahan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada pelaku usaha yang telah berkontribusi menggerakkan roda perekonomian daerah.
Ia menyebutkan, realisasi investasi Batam hingga triwulan III 2026 mencapai Rp59,73 triliun atau 85,33 persen dari target tahunan sebesar Rp70 triliun. Amsakar optimistis target tersebut dapat tercapai hingga akhir tahun.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Batam pada triwulan III 2026 tercatat 7,28 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.
Deputi Bidang Investasi BP Batam Djemy Francis menambahkan, investasi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja.
Pada semester I 2026, kegiatan investasi di Batam menyerap 40.943 tenaga kerja atau meningkat 32,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 30.979 orang.
“Investasi yang baik adalah investasi yang bertumbuh bersama masyarakat. Investasi tumbuh, ekonomi bergerak, lapangan kerja bertambah, dan manfaat pembangunan semakin luas dirasakan warga,” kata Djemy.
Penulis: Engesti






