Investasi Batam mencapai Rp 29,89 triliun pada semester I 2026. Penguatan regulasi menjadi bagian dari upaya menjaga daya saing kawasan.
BATAM (gokepri) – Batam memperkuat daya tarik investasi melalui kepastian hukum dan kemudahan berusaha. Upaya ini mendukung pertumbuhan investasi sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pusat kegiatan ekonomi.
Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat realisasi investasi sebesar Rp 29,89 triliun pada semester I 2026. Nilai tersebut tumbuh 62,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan capaian investasi tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Batam. Pada triwulan II 2026, ekonomi Batam tumbuh 7,28 persen.
“Perkembangan perekonomian dan realisasi investasi Kota Batam terus memperlihatkan capaian yang positif,” kata Amsakar dalam sambutan peringatan Hari Bakti BP Batam di Batam, Kepulauan Riau, Senin 26 Oktober 026.
Baca Juga: BP Batam Perkuat Fondasi Ekonomi Lewat Infrastruktur
BP Batam terus memperkuat iklim investasi melalui dukungan regulasi yang memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha. Langkah ini juga bertujuan menyederhanakan perizinan dan memperkuat daya saing kawasan.
Salah satu regulasi tersebut ialah Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2026 tentang perubahan kedua atas PP Nomor 41 Tahun 2021 mengenai penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB).
Selain itu, terdapat PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko. BP Batam juga merujuk PP Nomor 47 Tahun 2025 tentang perubahan keempat atas PP Nomor 46 Tahun 2007 mengenai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Menurut Amsakar, regulasi tersebut memperkuat kewenangan BP Batam sekaligus meningkatkan kepastian berusaha bagi investor. Dengan dukungan regulasi yang memadai, BP Batam berupaya menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif.
“Komitmen BP Batam ialah mendorong investasi berkualitas yang membuka lapangan kerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dorong Investasi Berkualitas
Realisasi investasi Rp 29,89 triliun pada semester I 2026 mencapai 45,7 persen dari target tahunan sebesar Rp 70 triliun. Capaian ini menjadi bagian dari upaya BP Batam menjaga momentum pertumbuhan investasi sepanjang tahun.
Melalui penguatan iklim usaha, BP Batam mendorong investasi yang tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi. Investasi juga diharapkan membuka kesempatan kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat Batam.
Amsakar mengatakan kinerja BP Batam turut mendapat apresiasi dari Komisi VI DPR RI atas upaya mendorong investasi dan pembangunan ekonomi. Apresiasi tersebut menjadi dorongan untuk terus memperkuat kinerja kelembagaan dan daya saing kawasan.
“Selanjutnya kinerja BP Batam juga mendapat apresiasi dari Komisi VI,” ujarnya.
Peringatan Hari Bakti BP Batam menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan dan memperkuat komitmen pengabdian. Amsakar mengajak seluruh pemangku kepentingan mempererat kerja sama guna mempercepat pembangunan Batam.
Tema “Batam Maju Investasi Melaju” mencerminkan komitmen BP Batam untuk meningkatkan daya saing investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, investor, dan masyarakat, BP Batam berharap pembangunan kawasan terus berkembang.
Amsakar menyampaikan apresiasi kepada jajaran BP Batam, pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, investor, mitra strategis, serta masyarakat. Dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan dan kemajuan Batam. ANTARA
Baca Juga: Ekonomi Kepri Tumbuh 7,02 Persen, Tertinggi di Sumatera
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







