BP Batam Perkuat Fondasi Ekonomi Lewat Infrastruktur

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran 2027 dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dan jajaran menyampaikan RKA 2027 dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Foto: BP Batam

BATAM (gokepri) — BP Batam memperkuat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik sepanjang 2026 untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan daya saing kawasan.

Sejumlah program prioritas mencakup pemeliharaan infrastruktur di 182 titik, pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang, dan perluasan konektivitas udara melalui Bandara Internasional Hang Nadim.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan pembangunan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi kemajuan Batam. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas kawasan, meningkatkan daya saing investasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Baca Juga: Jaga Ketersediaan Air Baku, BP Batam Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca

“Peringatan Hari Bakti BP Batam menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian dan memperkuat komitmen pengabdian bagi kemajuan Batam,” kata Amsakar di Batam, Senin 26 Oktober 2026.

Melalui Direktorat Pembangunan Infrastruktur, BP Batam mengelola paket pekerjaan pada 12 bidang sepanjang 2026. Cakupannya meliputi air bersih, bandara, drainase, gedung, jalan, jembatan, kawasan, lanskap, pelabuhan, pertamanan, sanitasi dan air limbah, serta utilitas.

Selain mengembangkan infrastruktur baru, BP Batam memprioritaskan pemeliharaan fasilitas dasar di berbagai wilayah. Pemeliharaan tersebut menjangkau 182 titik yang tersebar di sembilan kecamatan.

Pekerjaan mencakup perbaikan jalan, pengaspalan, normalisasi saluran, dan penanganan genangan. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga fungsi infrastruktur serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

Sekolah Terintegrasi Merah Putih Hadir di Rempang

BP Batam turut mendukung pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang sebagai bagian dari pengembangan layanan pendidikan. Peletakan tiang pancang perdana berlangsung pada 24 September 2026 di atas lahan seluas 18,5 hektare.

Sekolah tersebut dirancang menyediakan pendidikan dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Fasilitas pendukungnya mencakup ruang pembelajaran dan asrama untuk menunjang kegiatan pendidikan.

Ads bp batam 2026 baru

BP Batam memprioritaskan anak-anak berprestasi dari keluarga tidak mampu sebagai calon penerima manfaat. Prioritas ini juga mencakup putra-putri masyarakat Rempang dan Galang.

“Sekolah ini diprioritaskan untuk anak-anak berprestasi dan keluarga tidak mampu, termasuk putra-putri masyarakat Rempang dan Galang,” ujar Amsakar.

Pengembangan konektivitas udara menjadi bagian lain dari upaya BP Batam memperkuat posisi Batam sebagai kawasan strategis. Bandara Internasional Hang Nadim terus mendukung perluasan akses transportasi bagi masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha.

Salah satu langkah terbaru ialah pembukaan rute penerbangan Batam–Penang, Malaysia, pada 18 Oktober 2026. Batik Air Malaysia melayani rute tersebut dengan frekuensi tiga kali sepekan.

Amsakar mengatakan pembukaan rute itu merupakan hasil kolaborasi BP Batam dengan PT Bandara Internasional Batam. Konektivitas baru tersebut diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan, mempermudah mobilitas pelaku usaha, dan membuka peluang kerja sama ekonomi internasional.

BP Batam juga mengoptimalkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) untuk mendukung pembangunan kawasan. Menurut Amsakar, lembaganya mampu memanfaatkan penerimaan tersebut tanpa tambahan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dari pemerintah pusat.

Ia menilai capaian tersebut menjadi bagian penting dari upaya memperkuat dukungan pembiayaan pembangunan kawasan. Optimalisasi PNBP juga diarahkan untuk mendukung pengembangan Batam secara berkelanjutan.

BP Batam mengarahkan penerimaan tersebut untuk pengembangan kawasan strategis dan perluasan kawasan perdagangan bebas serta pelabuhan bebas. Dana itu juga mendukung peningkatan pelayanan perizinan dan pembangunan infrastruktur pelabuhan, bandara, serta sistem penyediaan air minum.

Melalui berbagai program tersebut, BP Batam menegaskan komitmen untuk memperkuat pembangunan kawasan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Komitmen itu sejalan dengan tema Hari Bakti BP Batam 2026, “Batam Maju Investasi Melaju”. ANTARA

Baca Juga: Hari Bakti ke-55, BP Batam Perkuat Semangat Berbagi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait