Aturan Baru OJK, Dana Pensiun Boleh Investasi ke Luar Negeri

Usia pensiun singapura
Foto: Bloomberg

OJK membuka keran investasi dana pensiun ke luar negeri. Kebijakan ini memperkuat ketahanan finansial masyarakat.

JAKARTA (gokepri) – Minimnya pilihan investasi berimbal hasil tinggi di dalam negeri mengancam kecukupan tabungan masa tua masyarakat. Lonjakan populasi lansia menuntut pertumbuhan nilai dana yang lebih optimal.

Otoritas Jasa Keuangan merancang perubahan regulasi demi membuka jalan investasi dana pensiun ke luar negeri. Pengawasan digital ekstra ketat disiapkan untuk mengawal penempatan modal tersebut.

Baca Juga: 22 Dana Pensiun BUMN Dapat Rapor Merah

Otoritas mematangkan revisi Peraturan OJK (POJK) Nomor 27 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Usaha Dana Pensiun sebagai langkah antisipasi bila instrumen domestik kurang memadai. Kebijakan ini menjadi alternatif strategis demi menjaga tingkat pengembalian investasi tetap tinggi.

“Ini adalah untuk jaga-jaga kalau investasi di dalam negeri tidak ada alternatif atau kurang memberikan suatu return yang baik,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono di Jakarta, Jumat (25/9). OJK menegaskan pembukaan akses instrumen mancanegara ini tidak berjalan sembarangan demi mencegah terulangnya krisis investasi masa lalu.

OJK bakal menerbitkan panduan rinci terkait opsi instrumen seperti saham, reksa dana, hingga surat berharga. Keputusan akhir penempatan modal tetap menjadi wewenang Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) serta Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) sesuai aturan pendiri, sedangkan PT Asabri (Persero) dan PT Taspen (Persero) mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan.

Sistem pemantauan pergerakan dana publik ini mengandalkan teknologi Portal Informasi dan Monitoring Efek IKNB (Prime). Perangkat digital tersebut melacak riwayat transaksi, identitas mitra, harga pasar, hingga keterikatan antarpihak secara real-time.

“Jadi kita bisa tahu dana pensiun A investasi kemana counter party siapa harganya berapa itu dimonitor termasuk juga kepada pihak-pihak siapa saja,” terang Ogi dalam konferensi pers Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2026. Pengetatan ini menjamin setiap pergerakan modal instrumen luar negeri berada dalam radar pengawas.

Bp batam banner link sep 2027

Pembaruan kebijakan portofolio ini berjalan seiring masuknya Indonesia ke dalam fase aging population. Proporsi warga lanjut usia nasional saat ini menyentuh 11,97 persen atau melampaui ambang batas standar sebesar 10 persen.

Proyeksi resmi menunjukkan porsi penduduk lansia bakal membengkak hingga 20,31 persen pada 2045 mendatang. Beruntung, Indonesia masih mengantongi bonus demografi lewat porsi angkatan kerja produktif yang mencapai 68,94 persen.

“Artinya kita memiliki jendela kesempatan yang sangat penting untuk mendorong masyarakat usia produktif untuk mulai mempersiapkan masa pensiun sejak kini,” tegas Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi. Sosok yang akrab disapa Kiki itu mengingatkan bahaya tekanan demografi bila warga menunda tabungan hari tua.

Pertumbuhan industri dana pensiun sebenarnya mencatatkan tren positif dengan kenaikan peserta dari 27,27 juta orang pada 2022 menjadi 30,67 juta orang per Juli 2026. Total aset pengolahan dana hari tua ini bahkan menembus angka sekitar Rp1.699,99 triliun.

Meski begitu, angka kepesertaan tersebut masih sangat minim jika bersanding dengan total angkatan kerja nasional yang melebihi 150 juta jiwa. “Jadi industri ini adalah industri yang room to grow-nya masih sangat besar sehingga banyak potensi yang bisa digarap,” tambah Kiki.

OJK merumuskan empat langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi raksasa tersebut. Strategi pertama mengadopsi praktik terbaik global, seperti konsep kesejahteraan finansial gagasan Utusan Khusus PBB Ratu Máxima dari Belanda yang tetap mempertimbangkan konteks lokal.

Pilar kedua menekankan harmonisasi program pensiun wajib dan sukarela lewat pendekatan multi-pilar yang saling mengisi. Dua pilar terakhir berfokus pada penataan sinergi ke dalam aksi nyata terukur serta perluasan literasi keuangan guna memperluas pelindungan masa tua.

Baca Juga: KORUPSI DANA PENSIUN PELINDO: Kejagung Tetapkan Enam Tersangka

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait