Enam Wakil Asia Memulai Piala Dunia 2026 dengan Kejutan

Iran menutup rangkaian laga perdana wakil Asia di Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang 2-2 melawan Selandia Baru di Stadion Los Angeles, Selasa, 16 Juni 2026.
Iran menutup rangkaian laga perdana wakil Asia di Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang 2-2 melawan Selandia Baru di Stadion Los Angeles, Selasa, 16 Juni 2026. FIFA.COM

Enam wakil Asia melewati laga pertama Piala Dunia 2026 tanpa kekalahan. Hasil itu memperpanjang tren meningkatnya daya saing negara-negara Asia di panggung sepak bola dunia.

BATAM (gokepri) – Iran menutup rangkaian laga perdana wakil Asia di Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang 2-2 melawan Selandia Baru di Stadion Los Angeles, Selasa, 16 Juni 2026. Hasil itu membuat enam negara Asia yang sudah bertanding—Iran, Arab Saudi, Jepang, Australia, Qatar, dan Korea Selatan—belum tersentuh kekalahan pada fase awal turnamen.

Iran harus dua kali mengejar ketertinggalan sebelum mengamankan satu poin. Hasil tersebut membuat persaingan Grup G langsung berjalan ketat. Belgia dan Mesir yang berada dalam grup yang sama juga bermain imbang 1-1 sehingga keempat tim sama-sama mengoleksi satu poin.

Baca Juga: Iran vs Selandia Baru Berakhir 2-2

Persaingan yang terbuka tidak hanya terjadi di Grup G. Sejumlah wakil Asia berhasil mencuri poin dari lawan yang secara tradisional lebih diunggulkan atau berasal dari kawasan yang selama ini mendominasi kompetisi sepak bola dunia.

Arab Saudi menahan Uruguay 1-1. Tim berjuluk The Green Falcons sempat unggul lebih dulu melalui Abdulelah Al-Amri pada menit ke-41 sebelum Uruguay menyamakan kedudukan lewat Maximiliano Araujo pada menit ke-80.

Jepang juga menunjukkan pola serupa. Menghadapi Belanda, tim Samurai Biru dua kali tertinggal sebelum mengakhiri pertandingan dengan skor 2-2. Gol Daichi Kamada pada menit ke-89 menyelamatkan satu poin bagi Jepang dan menempatkan mereka di posisi kedua Grup F.

Korea Selatan bahkan melangkah lebih jauh dengan meraih kemenangan. Sempat tertinggal dari Republik Ceko, Taeguk Warriors membalikkan keadaan melalui gol Hwang In-beom dan Oh Hyeon-gyu untuk menang 2-1.

Australia menjadi wakil Asia lain yang meraih tiga poin. Menghadapi Turki, Socceroos menang 2-0 berkat gol Nestory Irankunda dan Connor Metcalfe. Kemenangan itu membuat Australia berada di posisi kedua Grup D dengan poin yang sama seperti Amerika Serikat.

Qatar melengkapi catatan positif Asia setelah memaksakan hasil imbang 1-1 melawan Swiss. Gol bunuh diri Miro Muheim pada masa tambahan waktu menyelamatkan Qatar dari kekalahan dan menjaga rekor tak terkalahkan wakil Asia.

Hasil-hasil tersebut memperlihatkan pola yang berbeda dibandingkan sejumlah edisi Piala Dunia sebelumnya ketika banyak wakil Asia kesulitan bersaing pada laga pembuka. Kali ini, negara-negara Asia tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu mencetak gol, mengejar ketertinggalan, dan mengambil poin dari lawan yang memiliki tradisi kuat di sepak bola internasional.

Dari enam pertandingan yang sudah dijalani, dua wakil Asia meraih kemenangan dan empat lainnya bermain imbang. Tidak ada yang kalah. Tiga tim—Jepang, Arab Saudi, dan Korea Selatan—bahkan memperoleh hasil positif setelah sempat berada dalam posisi tertinggal atau menghadapi tekanan pada fase-fase penting pertandingan.

Format Piala Dunia yang kini diikuti lebih banyak peserta turut membuka ruang kompetisi yang lebih luas. Namun hasil awal tersebut juga menunjukkan semakin meratanya kualitas sepak bola internasional. Investasi jangka panjang dalam kompetisi domestik, pengembangan pemain muda, dan meningkatnya jumlah pemain Asia yang berkarier di liga-liga Eropa mulai tercermin dalam performa di level tim nasional.

Meski demikian, fase grup baru memasuki pertandingan pertama. Posisi enam wakil Asia masih belum aman karena seluruh grup mereka masih menyisakan dua pertandingan. Iran berada dalam grup yang seluruh pesertanya memiliki poin sama, sementara Qatar berada di grup yang seluruh timnya juga mengawali turnamen dengan hasil seri.

Catatan Asia masih berpeluang bertambah. Tiga wakil lainnya belum memainkan pertandingan perdana. Irak dijadwalkan menghadapi Norwegia pada Rabu, 17 Juni 2026. Pada hari yang sama, Yordania bertemu Austria. Uzbekistan akan menyusul sehari kemudian dengan menghadapi Kolombia.

Hasil tiga pertandingan tersebut akan menjadi penguji berikutnya: apakah catatan tanpa kekalahan Asia hanya menjadi kejutan pada pekan pertama atau menandai perubahan yang lebih besar dalam peta persaingan Piala Dunia.

Baca Juga: Belanda vs Jepang Imbang, Jerman Bantai Curacao 7-1!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

 

Pos terkait