BATAM (gokepri) — Daya saing Batam sebagai kota industri dan tujuan investasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi yang masuk. Kualitas jalan, kelancaran drainase, dan infrastruktur dasar yang berfungsi baik menjadi fondasi yang menentukan kenyamanan masyarakat sekaligus kepercayaan investor.
Kesadaran itu yang mendorong Pelaksana Harian Kepala BP Batam Li Claudia Chandra turun langsung meninjau sejumlah proyek peningkatan jalan dan drainase pada masa libur Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026).
Peninjauan berlangsung bersama jajaran BP Batam dan Pemerintah Kota Batam. Langkah tersebut ditujukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai target, tepat sasaran, dan selesai sesuai jadwal.
Baca Juga: Li Claudia Usulkan Akses Pelabuhan untuk Semua Pulau Berpenghuni
Beberapa lokasi yang dikunjungi meliputi perbaikan jalan di Underpass Pelita, peningkatan jalan dan drainase di Tanjung Piayu, pembangunan drainase di ruas Putera Batam hingga Graha Hermine, serta peningkatan Jalan Dotamana menuju SMA Negeri 3 Batam.
Di lapangan, Li Claudia memeriksa perkembangan pekerjaan, kualitas konstruksi, serta kondisi saluran drainase. Aspek drainase mendapat perhatian karena berperan penting mengurangi risiko genangan saat curah hujan tinggi.
Infrastruktur dasar masih menjadi pekerjaan rumah penting bagi Batam yang tengah mendorong transformasi menuju pusat industri, logistik, dan ekonomi digital. Kelancaran mobilitas barang dan orang menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan pelaku usaha sebelum menanamkan modal.
Karena itu, menurut Li Claudia, pembangunan jalan dan drainase tidak semata bertujuan memperbaiki fasilitas publik. Infrastruktur tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat daya tarik investasi daerah.
“Kami ingin memastikan pembangunan jalan dan drainase berjalan optimal dan selesai tepat waktu agar masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” ujar Li Claudia dalam keterangan resmi BP Batam.
Menurut dia, jalan dan drainase yang memadai akan mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari sekaligus menciptakan lingkungan kota yang lebih tertata dan nyaman.
Perbaikan infrastruktur juga diharapkan dapat mengurangi hambatan mobilitas yang selama ini kerap muncul akibat kerusakan jalan maupun genangan di sejumlah kawasan saat musim hujan.
Li Claudia menegaskan BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam terus mendorong percepatan pembangunan tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan di lapangan.
“Pak Amsakar dan saya berkomitmen untuk terus hadir dan bekerja keras demi mewujudkan Batam yang semakin maju, modern, dan nyaman bagi masyarakat maupun investor,” ujarnya.
Bagi Batam yang tengah bersaing menarik investasi manufaktur, logistik, pusat data, dan industri teknologi, kualitas infrastruktur dasar menjadi salah satu ukuran kesiapan kawasan. Jalan yang baik dan sistem drainase yang berfungsi optimal bukan hanya kebutuhan masyarakat, tetapi juga modal penting bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Baca Juga: Li Claudia Hentikan Pengerukan Pasir Ilegal, Pelaku Diproses Hukum
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









