BATAM (gokepri) – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kepulauan Riau memasuki babak penting. Musyawarah Wilayah (Muswil) V organisasi ini digelar di Gedung PIH Asrama Haji Batam, Sabtu (22/11), untuk memilih arah baru sekaligus memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepri.
Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia, KH Chriswanto Santoso, menegaskan proses pemilihan ketua wilayah sepenuhnya berada di tangan peserta Muswil tanpa campur tangan pengurus pusat. “Kami memberi ruang penuh bagi struktur daerah untuk menentukan pimpinan terbaiknya,” ujarnya.
Chriswanto menyebut Muswil tak sekadar memilih ketua baru. Forum ini merumuskan program kerja LDII Kepri agar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta arah pembangunan Pemprov Kepri. Fokus utamanya penguatan SDM unggul menuju Generasi Emas 2045.
“Indonesia menghadapi tantangan besar. LDII ingin ikut mempersiapkan generasi yang kompeten dan berkarakter,” katanya.
Ia menambahkan delapan program strategis LDII—meliputi kebangsaan, keagamaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi syariah, ketahanan pangan, teknologi digital, dan energi terbarukan—telah selaras dengan visi pembangunan Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
“LDII siap memperkuat kolaborasi demi mewujudkan SDM profesional religius menuju Kepri yang maju, makmur, dan merata,” ucapnya.
Chriswanto juga menyoroti pentingnya penguatan karakter generasi muda melalui nilai-nilai Pancasila. Menurut dia, komunikasi aktif dengan pemerintah menjadi kunci agar kontribusi LDII untuk daerah semakin optimal.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad membuka Musyawarah Wilayah ini secara resmi dan menyampaikan apresiasi atas konsistensi LDII dalam membangun SDM berakhlak dan berdaya saing. “Kontribusi LDII nyata bagi masyarakat Kepri, baik melalui kegiatan sosial maupun peningkatan kapasitas SDM,” kata Ansar.
Ia memaparkan perkembangan positif daerah, termasuk pertumbuhan ekonomi Kepri yang mencapai 7 persen. Program LDII yang selaras dengan visi provinsi, menurut dia, ikut mendorong capaian tersebut. “Kolaborasi LDII dan pemerintah daerah penting untuk mewujudkan Kepri Maju, Makmur, dan Merata,” ujarnya.
Ansar menekankan Muswil tak hanya agenda memilih pemimpin baru, tetapi juga momentum memperkuat peran LDII dalam pembangunan. “LDII memberi nilai tambah bagi daerah, baik dari sisi akademik maupun sosial. Kontribusi itu sangat kami apresiasi,” tutupnya.
Baca Juga: FTZ Menyeluruh di Kepri, Ini Penjelasan Ansar Usai Bertemu Airlangga
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









