TANJUNGPINANG (gokepri) – Kebutuhan uang Rupiah selama Ramadan dan Idulfitri 1446 H di Kepri diperkirakan meningkat. Kebutuhan uang kartal diperkirakan mencapai Rp2,3 triliun.
Angka ini meningkat 9,5 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 sebesar Rp2,1 triliun. Peningkatan ini mempertimbangkan tren historis penarikan perbankan. Peningkatan ini juga mempertimbangkan angka asumsi makro.
Selanjutnya, peningkatan ini juga mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik. Terakhir, peningkatan ini mempertimbangkan meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran.
Untuk memenuhi kebutuhan itu, Bank Indonesia perwakilan Kepri menyediakan layanan Kas Keliling di berbagai tempat ibadah/pusat keramaian. Bank Indonesia juga menyediakan layanan Penukaran Uang Bersama BI dan Perbankan.
Layanan bersama ini dijadwalkan pada 18 dan 19 Maret 2025 di One Batam Mall. Layanan ini juga tersedia melalui 147 loket perbankan di seluruh wilayah Kepri.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri, Rony Widijarto P, mengatakan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri telah meluncurkan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2025.
“BI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah menyelenggarakan Kick-Off SERAMBI 2025 Kepulauan Riau pada 4 Maret 2025 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri,” ujar Rony, Rabu (5/3).

Kegiatan ini ditandai pelepasan rombongan armada layanan Penukaran Uang Bersama BI dan Perbankan oleh Kepala Perwakilan BI Kepri. Acara itu juga dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Kepri, serta Pimpinan Perbankan di Provinsi Kepri.
Rony menjelaskan layanan penukaran uang pecahan Rupiah tahun ini hanya dapat dilakukan melalui aplikasi PINTAR berbasis web. Alamat webnya adalah https://pintar.bi.go.id.
Terdapat 4 periode pemesanan penukaran. Periode I (3 Maret 2025 mulai Pukul 12.00 WIB), untuk masa penukaran 4-9 Maret 2025. Periode II (9 Maret 2025 mulai Pukul 09.00 WIB), untuk masa penukaran 10-16 Maret 2025.
Periode III (16 Maret 2025 mulai Pukul 09.00 WIB), untuk masa penukaran 17-23 Maret 2025. Periode IV (23 Maret 2025 mulai Pukul 09.00 WIB), untuk masa penukaran 24-27 Maret 2025.
Penggunaan aplikasi dilakukan untuk meningkatkan kepastian layanan. Penggunaan aplikasi juga dilakukan untuk mengurangi antrean di lokasi penukaran.
Rony mengimbau masyarakat melakukan penukaran uang di tempat resmi. Tempat resmi tersebut adalah bank, Kas Keliling BI, atau layanan Penukaran Uang Bersama BI dan Perbankan.
Tujuannya adalah menghindari risiko peredaran uang palsu. Tujuannya juga menghindari ketidakakuratan jumlah uang. Selanjutnya, tujuannya menghindari pengenaan biaya tambahan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Cinta Rupiah diwujudkan dengan mengenali keasliannya melalui 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang). Cinta Rupiah juga diwujudkan dengan merawatnya dengan 5J (Jangan dilipat, dicoret, diremas, distapler, atau dibasahi).
Baca Juga: Kepri Deflasi Februari 2025, Imbas Diskon Listrik dan Stabilisasi Pangan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









