BATAM (gokepri) – Enam proyek fisik menjadi prioritas Pemerintah Kota Batam pada tahun 2025. Proyek-proyek ini meliputi pelebaran jalan dan penanganan banjir.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam Suhar mengatakan pihaknya mempercepat proses lelang enam proyek fisik tersebut. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan pelaksanaan pembangunan.
“Ada enam proyek yang sudah kami lelang, bahkan ada yang dilelang sejak Desember tahun lalu,” kata Suhar di Batam, Kamis (30/1).
Enam proyek itu terdiri dari lima proyek fisik pelebaran jalan dan satu proyek pengentasan titik banjir. Proyek pengentasan banjir akan dilakukan dengan membangun stasiun pompa banjir di Kota Batam.
Proses lelang untuk lima proyek fisik pelebaran jalan dan pemeliharaan juga sudah berlangsung. “Satu lagi proyek pemeliharaan rutin juga sudah kami lelang. Total enam proyek sudah masuk tahap lelang. Kami berharap pengerjaan ini bisa sesuai rencana,” kata Suhar.
Untuk proyek pengentasan titik banjir, tahun ini rencananya akan dibangun stasiun pompa banjir di wilayah Jodoh. Pihaknya mencatat ada 12 titik pemasangan sistem stasiun pompa yang akan dibangun di seluruh Kota Batam.
“Pembangunannya bertahap karena biayanya cukup besar. Makanya tahun ini kita coba dulu satu stasiun pompa air,” katanya.
Untuk pembangunan stasiun pompa air, pihaknya telah menganggarkan dana sekitar Rp19 miliar. Saat ini, proyek tersebut sudah masuk proses lelang. Sehingga, proses pemasangan bisa segera direalisasikan tahun ini.
“Kalau itu terpasang, kami harapkan bisa menjadi solusi pengentasan banjir di wilayah Jodoh dan sekitarnya,” ujar Suhar. ANTARA
Baca Juga: Atasi Banjir, Batam Akan Bangun Stasiun Pompa dan Sumur Resapan ala Jakarta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









