BATAM (gokepri.com) – KN Tanjung Datu memberikan piagam penghargaan kepada MV Intan Daya 368 atas kontribusinya dalam evakuasi kapal tanker MV Silver Sincere yang tenggelam beberapa waktu lalu.
Perwakilan dari MV Intan Daya 368 Marwan mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan kapal KN Tanjung Datu.
“Kami berkomitmen untuk selalu siap sedia dalam keadaan darurat. Ini adalah wujud tanggung jawab kami sebagai bagian dari industri pelayaran, dan kami berterima kasih kepada KN Tanjung Datu atas apresiasi ini,” kata dia, Selasa 14 Januari 2024.
Baca Juga: KN Sarotama Evakuasi Kru Kapal Tanker Bocor di Tanjung Berakit
Kapten Bakamla Zaenal mengatakan, kerjasama antara instansi pemerintah dan pihak swasta dalam menjaga keamanan di perairan Indonesia sangat diperlukan.
“Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bahwa kesatuan dan sinergi adalah kunci dalam menghadapi tantangan di laut,” ujar dia.
Ia berharap, bisa terus bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, baik dari instansi pemerintah maupun sektor swasta, dalam meningkatkan keselamatan maritim di Indonesia.
“Sebuah komitmen yang mengukuhkan bahwa keselamatan di laut tidak bisa dicapai sendirian, tetapi melalui kerjasama dan keberanian di setiap langkahnya,”jelas dia.
Sebelumnya, empat orang kru kapal tanker MT Silver Sincere berbendera Malaysia yang berhasil diselamatkan kapal KN Tanjung Datu 301 di perairan Karang Singa Bintan, Senin (12/1/2025) akhirnya diserahkan ke kantor Kesyahbandaran Tanjung Uban.
Penyerahan empat ABK itu dilakukan diatas kapal KN Tanjung Datu saat berlabuh di dermaga Pelabuhan Makobar Batu Ampar Batam Senin (12/1) sore.
Penyerahan ABK kapal itu ditandai dengan penandatangan berita acara oleh Kapten Bakamla Zaenal Abidin,perwira pelaksana di KN Tanjung Datu-301 bersama dengan Andre, Mualim III dari KN Sarotama-P.112 yang mewakili KSOP.
Setelah dilakukan penandatangan berita acara, para ABK kapal tanker pun dibawa tim KPLP.
Kapten Bakamla Zaenal menegaskan evakuasi ini merupakan misi kemanusiaan dan menjadi bentuk komitmen Bakamla dalam menjaga kemanan laut Indonesia.
Bakamla juga mendapat apresiasi dari KSOP yang sigap mengevakuasi kru di tengah kondisi cuaca ekstrem. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan Bakamla dalam memastikan keselamatan para kru MT Silver Sincere,” tambah Andre.
Andre, Mualim III dari KN Sarotama-P.112 yang mewakili KSOP, menjelaskan bahwa penyelamatan dilakukan dengan kolaborasi antara KN Tanjung Datu-301, KN Sarotama, dan pihak terkait lainnya.
“Cuaca buruk menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi ini. Namun, berkat kerja sama tim, seluruh kru berhasil dipindahkan ke lokasi aman,” ujar Andre.
Setelah penyelamatan, para kru dibawa ke dermaga Batu Ampar dan akan dipindahkan ke Tanjung Uban, di bawah pengawasan Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) Tanjung Uban.
KN Tanjung Datu-301 menyelamatkan nakhoda beserta tiga anak buah kapal (ABK) MT Silver Sincere, kapal tanker berbendera Malaysia yang mengalami kebocoran di sekitar Karang Singa, perairan Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)
Kapal milik Bakamla RI ini menerima informasi dari Vessel Traffic Service (VTS) Batam pada Minggu (12/1/2025) pukul 15.30 WIB terkait insiden kebocoran hingga kapal MT Silver Sincere berbendera Malaysia itu dan miring ke kiri 15 derajat di sekitar 5 mil laut (NM) utara Pulau Bintan.
Pukul 16.00 WIB, KN Tanjung Datu-301 segera menurunkan Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) bersama tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) untuk mendekati lokasi kapal.
Namun, saat tim berada di jarak 10 NM, cuaca buruk dan gelombang tinggi memaksa mereka untuk berhenti dan mengapung di sekitar Pulau Putri.
Setelah kondisi membaik, tim melanjutkan perjalanan dan pada pukul 21.54 WIB berhasil mengevakuasi empat korban dari MT Silver Sincere. Mereka segera dibawa ke KN Tanjung Datu-301 di perairan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepri.
Empat ABK lainnya dievakuasi oleh KN Sarotama yang juga berada di lokasi. Pada pukul 23.00 WIB, tim tiba di kapal induk dan langsung memberikan pemeriksaan kesehatan serta pendampingan pengobatan kepada para korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









