BINTAN (gokepri) – Satpol PP Kepri latih anggota Satlinmas untuk tanggap bencana. Mereka diberi bekal keterampilan agar bisa berperan menjaga ketertiban dan membantu penanganan darurat.
Kepala Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Kepri, Hendri Kurniadi, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sesuai tugas dan fungsinya. Selain menjaga ketertiban umum, Satlinmas memiliki tugas membantu penanganan bencana.
“Kami mengadakan koordinasi dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan penanganan bencana. Meskipun setiap lima tahun kita sibuk dengan musim kontestasi politik, kita tetap harus menjalankan tugas utama untuk masyarakat,” ujar Hendri di Hotel Awandari Resort, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Selasa (12/11).
Hendri membuka acara Koordinasi Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, yang dihadiri anggota Satlinmas dari Kabupaten Bintan. Dalam kegiatan ini, mereka menerima pengetahuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepri, Basarnas Kepri, dan BPBD Kabupaten Bintan, terutama di bidang penanggulangan kebakaran.
Menurut Permendagri Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Satlinmas berperan dalam menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat, membantu penanganan bencana, dan melindungi warga dari gangguan keamanan.
Baca: Kasatpol PP Dialog dengan Pedagang Taman Gurindam, Tekankan Kebersihan dan Ketertiban
“Anggota Satlinmas sering kali sibuk setiap lima tahun saat pemilu, baik pilpres, legislatif, maupun pilkada. Melalui kegiatan ini, kita ingin meningkatkan kemampuan mereka di bidang lain, khususnya dalam penanganan bencana,” tambah Hendri.
Ia menjelaskan pelatihan dasar ini bertujuan agar ke depan, ada anggota Satlinmas yang bersertifikasi dalam penanganan bencana. Hendri juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara Satlinmas, aparat pemerintah, TNI, dan Polri di wilayah masing-masing.
Anggota Satlinmas juga dilatih untuk melakukan kesiapsiagaan dan deteksi dini terhadap ancaman bencana serta gangguan ketertiban. Mereka diharapkan dapat menginformasikan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membantu mengumpulkan data terkait potensi bencana dari masyarakat.
“Anggota Satlinmas mendapat pelatihan dan pembinaan dari pemerintah daerah untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan mereka dalam menjalankan tugas,” tutur Hendri.
Setelah pembukaan oleh Kasatpol PP Hendri, materi disampaikan oleh Roli Kuncoro dari Basarnas, Hardin Nafii dari BPBD Kepri, dan Masri Patera dari UPT Damkar Toapaya, BPBD Bintan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









