37.109 Kepala Keluarga di Batam Terima Bantuan Beras PPKM

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyerahkan bantuan beras PPKM

Batam (gokepri.com) – Perum Bulog resmi menyalurkan bantuan Beras PPKM 2021, menyusul penyerahan data dari Kementerian Sosial pada hari Jumat (16/7/2021) lalu.

Kepala Bulog Subdivre Batam Riki Pebriady mengatakan untuk di Kota Batam ada sekitar 37.109 kepala keluarga yang akan menrima bantuan beras PPKM tersebut.

Saat ini penerima bantuan beras tersebut merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai dan KPM Program Keluarga Harapan. Setiap kepala keluarga mendapatkan 10 kg.

HBRL

“Total keseluruhan ada 37.109 kepala keluarga yang menerima bantuan beras di Batam,” kata Riki saat menyalurkan bantuan di Kampung Seraya, Senin (19/7/2021).

Dalam penyalurannya sendiri pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Kota Batam. Kemudian juga dilakukan pendampingan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kepulauan Riau.

“Bantuan beras PPKM ini sudah mulai kita salurkan sejak kemarin hari Minggu,” katanya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan dengan bantuan beras ini diharapkan dapat sedikit mengurangi beban masyarakat. Terlebih lagi saat ini tengah diterapkan PPKM Darurat di Kota Batam.

Namun, diakuinya bahwa bantuan beras PPKM dari pemerintah pusat jumlahnya terbatas karena hanya 37.109 kepala keluarga. Artinya kata dia tidak semua warga mendapatkan bantuan tersebut.

“Tapi, yang belum dapat harap bersabar. Saya bersama Forkompinda Kota Batam masih berusaha bagaimana yang belum dapat ini juga bisa dapat bantuan,” kata Rudi.

Dalam kesempatan itu, Rudi juga menyampaikan alasan pemerintah menerapkan PPKM Darurat di Kota Batam.

Tujuannya tidak lain  adalah agar penyebaran kasus Covid-19 di Batam dapat segera menurun. Pasalnya saat ini penambahan kasus positif Covid-19 tergolong masing sangat tinggi.

“Kemarin sempat 500 orang satu hari, artinya masih terus terjadi peningkatan,” katanya.

Maka itu, dengan PPKM Darurat diharapkan dapat mengurangi mobilitas masyarakat Batam. Dijelaskannya bahwa masa inkubasi Covid-19 diperkirakan paling lama sampai 14 hari.

Artinya jika selama dua pekan tersebut masyarakat dapat mengurangi mobilitas atau mengurangi pertemuan dengan orang, angka penyebaran Covid-19 diyakini akan segera menurun.

Selain menyerahkan bantuan beras PPKM untuk warga Kampung Seraya, Perum Bulog juga menyerahkan bantuan untuk warga Sei Jodoh. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. (ard)

|Baca Juga : Perpanjangan PPKM Darurat Tunggu Evaluasi

Pos terkait