JAKARTA (gokepri.com) – Sebanyak 100 bus mengangkut para pemudik urang awak dalam program ‘Pulang Basamo 2026’. Pelepasan Pulang Basamo 2026 dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2026).
Sekitar pukul 10.00 WIB bus diberangkatkan untuk mengantar pemudik dari Jakarta menuju Sumatera Barat.
Andre mengatakan Pulang Basamo tahun ini adalah edisi keempat sejak pertama digelar pada 2023. Dia bersyukur program ini banyak membantu masyarakat yang hendak pulang kampung ke Sumbar.
“Alhamdulillah, ini bisa berjalan dengan baik dan membantu masyarakat Sumatera Barat yang ingin mudik pulang kampung,” kata Andre dalam sambutannya.
Dia mengatakan program ini sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah Sumatera Barat. Untuk itu pemerintah memberikan mudik gratis bagi warga Sumbar.
“Karena memang, terus terang, pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat ini nomor dua terburuk di Pulau Sumatera. Pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat hanya 3,3% setahun, sedangkan inflasinya 6%,” jelasnya.
“Nah, harapan saya pemudik juga bawa uang pulang untuk membantu saudara-saudara kita di kampung,” sambungnya.
Andre menyebut, program ini terbukti menggerakan ekonomi di Sumbar. Warga Sumbar yang bekerja di Jakarta dan sekitar membantu pertumbuhan ekonomi di sana.
“Alhamdulillah, selama ini para pemudik inilah yang membantu ekonomi Sumatera Barat. Karena setiap tahun perantau Minang itu mengirimkan anggaran Rp20 triliun setiap tahun ke kampung halaman. Sehingga uang perantau Minang ini membantu pertumbuhan ekonomi Sumbar,” ungkapnya.
“Kalau tidak ada uang dari perantau Minang, mungkin pertumbuhan ekonomi Sumbar hanya 2%-an, tidak sampai 3,3%, yang jauh di bawah pertumbuhan ekonomi nasional,” kata dia.
Adapun mudik gratis ‘Pulang Basamo 2026’ ini dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diberangkatkan hari ini 8 Maret dan gelombang kedua akan berangkat 15 Maret pekan depan.
Andre mengatakan total ada 12 ribu pemudik yang mengikuti Pulang Basamo 2026. Gelombang kedua nantinya akan diberangkatkan 150 bus.
“Yang hari ini mayoritas adalah mahasiswa, nanti yang minggu depan itu rata-rata pekerja,” ucapnya.*
(sumber: detik.com)








