BATAM (gokepri) — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, menyambut wisatawan mancanegara (wisman) pertama yang tiba di Terminal Ferry Internasional Batam Centre pada Rabu, 1 Januari 2025. Penyambutan ini menandai dimulainya tahun 2025 dengan semangat baru di sektor pariwisata Batam.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyambut langsung kedatangan para wisatawan.
Wisman pertama yang tiba adalah satu keluarga asal Myanmar: Kyi Pyar Hlaing, Myint Kyu, dan Min Myat Kyu. Kedatangan mereka disambut dengan hangat, diiringi musik rebana dan musik khas Melayu yang menambah semarak suasana.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan selamat tahun baru dan selamat datang di Kota Batam. Semoga Anda bertiga dan wisatawan lainnya merasa nyaman selama berada di Batam,” ujar Jefridin.
Jefridin menambahkan Batam memiliki keunikan tersendiri dengan beragam destinasi wisata, termasuk kuliner khas bercita rasa Melayu.
Keluarga asal Myanmar tersebut datang ke Batam untuk berlibur dan menikmati suasana kota. Mereka juga berencana berbelanja di pusat perbelanjaan lokal dan mencicipi hidangan khas Batam. Pemerintah Kota Batam berharap kehangatan dan keramahan warganya akan memberikan kesan mendalam bagi para wisatawan.
“Kami optimistis kunjungan wisatawan akan terus meningkat seiring upaya promosi yang kami lakukan. Batam siap menyambut wisatawan yang datang,” tutur Jefridin.

Baca Juga:
Wisman Perdana 2025 di Tanjungpinang Disambut Atraksi Silat dan Tanjak
Acara penyambutan diakhiri dengan tarian dan joget khas Melayu, yang menampilkan keragaman budaya dan keramahan Batam sebagai gerbang pariwisata Indonesia.
Satu Juta Wisman
Kota Batam mencatat angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang menggembirakan. Hingga Oktober 2024, lebih dari satu juta wisman telah mengunjungi kota ini. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam menunjukkan tren positif ini jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya.
“Hingga Oktober 2024, tercatat 1.048.297 wisman yang datang ke Batam,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, pada Minggu, 15 Desember 2024.
Ia menambahkan, sejak Mei 2024, rata-rata kunjungan mencapai 100 ribu hingga 120 ribu wisman setiap bulan. “Kami optimistis target tahunan 1,5 juta wisman bisa tercapai pada akhir tahun ini,” ujarnya.
Ardiwinata menyebut tiga faktor utama yang mendongkrak kunjungan wisatawan ke Batam: aksesibilitas, amenitas, dan atraksi.
Menurutnya, aksesibilitas menjadi kunci utama. “Akses sangat menentukan, baik melalui jalur darat, laut, maupun konektivitas maya, yaitu internet,” jelasnya. Dukungan transportasi yang semakin baik mempermudah wisatawan mencapai Batam dari berbagai daerah dan negara.
Baca Juga:
Sahar Bin Mohd Zin Wisman Asal Malaysia Pertama Masuk Karimun
Fasilitas pendukung wisata, atau yang disebut amenitas, juga terus dibenahi. “Batam terus berbenah. Hotel, tempat hiburan, restoran, dan wisata religi menjadi daya tarik utama,” lanjut Ardiwinata. Fasilitas yang memadai memberi kenyamanan bagi wisatawan dan menjadikan Batam sebagai destinasi favorit.
Atraksi dan event juga memegang peranan penting dalam menarik wisatawan. “Ada event buatan, event budaya, event paguyuban, serta kegiatan-kegiatan luar biasa lainnya. Ditambah lagi, keindahan alam Batam menjadi daya tarik tersendiri,” imbuhnya.
Ia pun menyoroti keseriusan para pelaku pariwisata di Batam yang terus mendukung perkembangan sektor ini. “Para pelaku pariwisata di Batam sangat serius dan konsisten terhadap sektor kepariwisataan,” pungkas Ardiwinata.
Dengan kombinasi akses yang mudah, fasilitas yang lengkap, serta atraksi wisata yang beragam, Disbudpar Batam optimistis target 1,5 juta wisman pada akhir 2024 akan tercapai. Keberhasilan ini diharapkan semakin mengukuhkan Batam sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









