Batam (gokepri.com) – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menonaktifkan Kepala UPT Puskesmas Tanjungbuntung, Suriyati usai beredarnya video salah satu warga yang mengeluhkan pelayanan di puskesmas tersebut hingga anaknya meninggal dunia.
Suriyati digantikan oleh Prareda Gusti yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala UPT Puskesmas Rempang Cate Galang. Prareda diminta segera menyelesaikan permasalahan yang saat ini meluas.
“Saya minta sore ini jam 16.00 harus sudah serah terima jabatan,” kata Rudi, Jumat (15/10/2021).
Rudi mengatakan sebagai pimpinan harus bertanggungjawab terhadap segala permasalahan di unit yang dipimpinnya. Karena itu hal ini tentu harus dijadikan pelajaran bagi semuanya.
“Kapus (Kepala Puskesmas) yang baru segera selesaikan permasalahan yang ada,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, nasib naas menimpa keluarga Nainggolan. Anaknya, Merry Nainggolan (12) meninggal dunia, diduga akibat kelalaian dari pihak Puskesmas Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.
Dalam video yang viral di WhatsApp, tampak pihak keluarga sedang menangisi kepergian Merry untuk selamanya. Informasi yang diterima Merry dilarikan dalam keadaan tak sadarkan diri setelah tenggelam di Pantai Kampung Tua Bengkong, Kamis (14/10/2021) sekira pukul 18.10 WIB.
Namun setelah dibawa ke Puskesmas, tidak ada satupun dokter di sana. Padahal puskesmas di wilayah itu merupakan puskesmas terbesar. Karena terlalu lama, keluarganya membawa Merry ke RS Budi Kemuliaan. Namun dokter memvonis merry telah meninggal dunia.
Nuddin Sirait, Ketua RT 04/RW 17 Bengkong Wahyu, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam membenarkan kejadian tersebut. “Infonya tenggelam pak, saat ini (jenazah) masih di RSBK, ” ujarnya saat dikonfirmasi. (ard)
|Baca Juga: Viral! Diduga Lambat Tangani Pasien, Bocah 12 Tahun Meninggal









