BATAM (gokepri) — Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menyatakan capaian pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kepulauan Riau menunjukkan progres signifikan.
Untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), terdapat sekitar 150 titik SPPG dengan progres pembangunan mendekati 90 persen. Sementara itu, pembangunan SPPG reguler ditargetkan mencapai 70 persen dan diharapkan seluruhnya rampung pada akhir 2026.
“Secara keseluruhan, capaian pembangunan SPPG di Kepri saat ini telah mencapai 78,8 persen dan menempatkan Kepri di peringkat ketiga nasional,” kata Nyanyang.
Pernyataan tersebut disampaikan Nyanyang saat meresmikan SPPG Yasmin yang dikelola Yayasan Segitiga Berkat Abadi di Komplek Ruko Taman Yasmin, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kamis (30/1/2026).
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tidak membedakan penanganan antara wilayah 3T dan wilayah reguler, baik di kawasan mainland maupun hinterland.
“Seluruh program ini merupakan bagian dari Astacita Presiden agar pemenuhan gizi benar-benar dirasakan oleh seluruh penerima manfaat, baik di Batam, Tanjungpinang, maupun tujuh kabupaten dan kota di Kepri,” ujarnya. (ADVERTORIAL)
Baca Juga: Wagub Nyanyang Resmikan SPPG Yasmin di Nongsa, Tegaskan Komitmen Pemenuhan Gizi Generasi Emas 2045
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







