Usai Musim Kampanye Pilkada, Sampah Kembali Menumpuk di Pasar Puan Maimun

Tumpukan sampah di Pasar Puan Maimun Tanjungbalai Karimun. (Ilfitra/gokepri.com)

KARIMUN (gokepri.com) – Gunungan sampah di parkiran timur Pasar Puan Maimun Tanjungbalai Karimun sudah sekitar dua pekan lebih menumpuk di sana. Meski mengeluarkan bau yang tidak sedap, namun sepertinya pemandangan itu sudah menjadi hal biasa.

Kendati dibiasakan dengan aroma dan pemandangan yang tak lazim itu, namun sebenarnya masyarakat Karimun merasa kesal harus tiap hari menatap dan mencium aroma yang tak sedap tersebut.

“Sudah berhari-hari kami memandang dan merasakan aroma tak sedap yang berasal dari tumpukan sampah itu,” ujar Boy, petugas parkir yang biasa mangkal di Pasar Puan Maimun, Selasa 28 Januari 2025.

Persoalan sampah di Pasar Puan Maimun sebelumnya sempat diatasi ketika musi kampanye pemilihan kepala daerah Karimun.

Terlebih, salah satu pasangan calon menaruh empati dengan persoalan sampah di daerah itu. Pasangan yang dimaksud adalah paslon nomor urut tiga yakni Bakti Lubis-Raja Bakhtiar yang kala itu mengusung jargon BARA.

Tim paslon nomor urut tiga ini berulangkali bergotong royong membersihkan gunungan sampah di Pasar Puan Maimun, salah satunya pada Ahad, 29 September 2024 pagi.

Aksi gotong royong yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin calon wakil bupati Karimun, Raja Bakhtiar yang didampingi Ketua BARAMUDA Karimun, Ery Januarddin.

Setidaknya, paslon BARA menyiapkan tiga truk pengangkut sampah untuk memindahkan tumpukan sampah dari Pasar Puan Maimun ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sememal, Kelurahan Pasirpanjang, Kecamatan Meral Barat.

“Motivasi kami yang pertama adalah kebersihan itu merupakan sebagian dari iman, maka kita diminta bertanggungjawab agar lingkungan menjadi bersih,” ujar Raja Bakhtiar, calon wabup Karimun disela-sela aksi gotong royong.

Dikatakan, apa yang mereka lakukan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada daerah untuk menciptakan Karimun yang bersih, nyaman dan asri sehingga menjadi indah dari pandangan mata.

“Karimun kan sudah berkali-kali mendapatkan adipura, maka ini salah satu misi kami dalam mempertahankan Karimun menjadi daerah yang bersih,” ungkapnya.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait