Twitter Ancam Tutup Akun yang Promosi Media Sosial Lain

Twitter media sosial
Elon Musk dan Twitter. Foto: istimewa

BATAM (gokepri.com) – Twitter mengancam akan menutup akun yang mempromosikan sosial media kompetitornya. Gebrakan baru sejak Elon Musk mengambil alih Twitter.

Lewat sebuah post pada Sabtu lalu, Twitter menyatakan akan menghapus akun yang dibuat hanya untuk mempromosikan platform media sosial lain. Perusahaan kemudian menegaskan akan menindak tegas pengguna Twitter yang melanggar kebijakan baru itu baik tweetnya dan akunnya.

Keputusan ini membuat pengguna Twitter tidak bisa lagi menautkan link akun media sosialnya yang lain lewat Twitter. Elon Musk kemudian mencuitkan soal ini pada Minggu dengan catatan, membagikan link atau tautan sesekali dengan santai tidak masalah.

Langkah berani Twitter ini menjadi gebrakan terbaru setelah banyak kebijakan heboh sejak Elon Musk memimpin media sosial ini. Larangan promosi media sosial lain akan berdampak terhadap raksasa media sosial termasuk Facebook dan Instagram bahkan sosial media kecil seperti Mastodon dan Post hingga situs media sosial milik mantan presiden AS Donald Trump: Truth Social.

Twitter pekan lalu sudah menghukum akun media sosial Mastodon dengan suspended atau ditangguhkan sementara setelah Mastodon mempromosikan karya seorang jurnalis yang telah dilarang dari Twitter.

Jejaring sosial sejatinya mengizinkan tautan ke platform sosial lainnya, dengan ide bahwa berbagi konten dapat membawa distribusi yang lebih luas lewat post dan internet.

Perubahan kebijakan Twitter pada hari Minggu mencerminkan pola yang lebih luas di mana Elon Musk telah membersihkan platform dari suara-suara yang berbeda pendapat. Pekan lalu, dia menangguhkan akun setengah lusin jurnalis terkenal, termasuk Ryan Mac dari The New York Times dan Drew Harwell dari The Washington Post. Sebagian besar akun tersebut telah dipulihkan.

Dia juga menangguhkan lebih dari 25 akun yang melacak pesawat orang-orang terkenal, lembaga pemerintah, dan miliarder.

Baca Juga: Centang Biru Twitter Berbayar, Sekarang Ada Label Baru Official

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Candra Gunawan

Pos terkait