LINGGA (gokepri) – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, harus bersabar menunggu pencairan Tunjangan Daerah/Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang belum dibayarkan selama tiga bulan. Belum adanya pembayaran TPP tersebut disebabkan oleh data-data yang perlu disinkronisasikan.
“Hasil konsultasi masih ada yang perlu disinkronisasikan. Data-data tersebut sedang kami siapkan,” kata Kabag Ortala Pemkab Lingga, Said Ibrahim. ASN di Lingga yang masih menunggu pembayaran TPP merasakan dampaknya. Salah satu pedagang Takjil di Dabo Singkep mengungkapkan pembelian Takjil menurun tajam karena pembeli utamanya adalah ASN. “Tahun lalu, meski masih dalam kondisi Covid-19, hasil penjualan masih dapat menutupi modal yang kami keluarkan. Tahun ini jauh menurun,” ujarnya.
Belum dibayarkannya TPP ini juga berdampak pada perekonomian masyarakat, terutama para pedagang. Perputaran uang di pasar saat ini sangat bergantung pada belanja yang dilakukan ASN. “Apalagi yang di Lingga kalau tidak dari pemerintah. Lapangan pekerjaan minim,” tambahnya.
Baca Juga: Kajari Karimun Kaget 200 Paket Takjil Ludes Hanya Dalam Waktu 5 Menit
Said Ibrahim, Kabag Ortala Pemkab Lingga mengatakan pihaknya akan berupaya agar pembayaran TPP dapat dilakukan sebelum perayaan Idul Fitri. “Insya Allah kita usahakan sebelum lebaran tapi tetap menunggu persetujuan Kemendagri,” katanya.
Diharapkan kebijakan tersebut dapat membantu meringankan beban para ASN di Lingga dan menghidupkan kembali perekonomian masyarakat lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Tambunan







