Karimun (gokepri.com) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan kunjungan wisatawan manca negara (wisman) ke Kepri tahun 2023 sebanyak 3 juta orang.
Meski Pemprov Kepri sudah berusaha memenuhi jumlah kunjungan yang ditargetkan Kemenparekraf dengan menggelar berbagai even dan kegiatan internasional, namun nyatanya targetk itu belum tercapai.
Sepanjang tahun 2023, kunjungan wisman ke Kepri hanya 1,6 juta orang.
“Kalau pariwisata kita diminta Pak Menteri (Parekraf) targetnya 3 juta kunjungan wisman,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menjawab gokepri.com di Gedung Nilam Sari, Kamis, 30 Mei 2024.
Menurut Ansar, target 3 juta kunjungan wisman ke Kepri selama satu tahun itu cukup berat. Makanya dia meminta agar Menparekraf merevisi target 3 juta tersebut.
“Kita minta target itu direvisi, karena tahun 2023 saja kita hanya mampu 1,6 juta kunjungan wisman,” ungkapnya.

Ansar menyebut, salah satu yang menjadi penyebab belum meningkatnya kunjungan wisman ke Kepri karena adanya Visa on Arrival (VoA).
“Mudah-mudahan cepat direspons oleh pemerintah pusat,” kata Ansar.
Dia berharap, agar besaran visa on arrival bisa diturunkan dari 50 US dolar menjadi 10 US dolar untuk satu minggu.
“Jika itu diturunkan, maka mudah-mudahan nanti banyak wisatawan manca negara yang datang ke Kepri,” tuturnya.
Kendati turis manca negara belum mencapai target, namun turis domestik yang datang ke Kepri lumayan banyak.
“Turis domestik kita cukup luar biasa banyaknya, terutama ke Batam yang mencapai 2,9 juta pada tahun 2023,” terangnya.
Ansar menyebut, jika selama ini pihaknya mengandalkan kedatangan turis asing, maka sekarang ini lebih mendorong turis domestik antar provinsi yang datang ke Kepri.
“Makanya, kita minta banyakkan even-even daerah seperti yang pernah dilakukan di Karimun seperti jelajah wisata Karimun,” katanya.

Penulis: Ilfitra









