Terima Pengunduran Diri Hendra Asman, Golkar Usulkan Yunus Muda Jadi Waka III DPRD Batam

APBD Batam 2026
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri Rapat Paripurna pengesahan APBD 2026 di ruang utama DPRD Kota Batam, Kamis (20/11/2025). Sidang bersama pimpinan DPRD Batam menetapkan anggaran daerah sebesar Rp4,29 triliun setelah penyesuaian dana transfer pusat. Dok. Pemko Batam

BATAM (gokepri) – DPD Partai Golkar Kota Batam menyetujui pengunduran diri Wakil Ketua III DPRD Batam, Hendra Asman, dan mengusulkan Ketua DPD Golkar Batam Yunus Muda sebagai penggantinya.

Keputusan itu diambil dalam rapat pleno pada Senin, 24 November 2025. Partai menyebut alasan mundurnya Hendra murni karena kondisi kesehatan. Yunus mengatakan pleno partai menetapkan dua keputusan utama: menerima pengunduran diri Hendra dan mengusulkan dirinya sebagai calon Pengganti Antar Waktu.

Ia menjelaskan usulan itu muncul karena posisinya sebagai Ketua DPD Golkar Batam dan peraih suara terbanyak kedua di daerah pemilihan yang sama, Batam 1 Batam Kota-Lubuk Baja. “Pertama, menerima surat pemberhentian diri saudara Hendra Asman. Kedua, menetapkan usulan nama pengganti antar waktu, dan nama saya yang diusulkan,” ujarnya, Rabu 26 November 2025.

Setelah pleno, DPD Golkar Batam akan mengajukan usulan PAW ke DPD Golkar Kepri sebelum diteruskan ke DPP Golkar. Jika disetujui di tingkat pusat, keputusan akan dikirim kembali ke provinsi dan kota untuk diproses ke DPRD. “Setelah diproses di provinsi, kemudian akan diteruskan ke DPP pusat. Jika disetujui, keputusan tersebut akan dikirim kembali,” kata Yunus.

Ia menegaskan alasan Hendra mundur hanya terkait kesehatan. “Alasannya jelas tertulis dalam surat, yakni karena sakit dan membutuhkan waktu untuk istirahat. Beliau juga sudah menyampaikan langsung kepada saya agar ditempatkan di Komisi II sebagai anggota saja dan tidak kembali duduk di unsur pimpinan,” katanya. Jika pergantian ini diputuskan DPP, Golkar akan menyesuaikan susunan alat kelengkapan dewan.

Yunus menambahkan tidak ada faktor lain di luar apa yang tercantum dalam surat pengunduran diri. “Kalau ada hal-hal lain, tentu itu ranahnya aturan internal DPP. Namun yang disampaikan dan tertulis hanya alasan sakit,” ujarnya.

Rapat pleno di Golden Prawn Batam itu dihadiri pengurus DPD Golkar Batam, termasuk Bendahara DPD Golkar Kepri Asmin Patros dan sejumlah pimpinan kecamatan. Pergantian di unsur pimpinan DPRD ini akan berdampak pada komposisi alat kelengkapan dewan yang dikuasai Golkar di Kota Batam.

Berjuang Melawan Kanker

Diberitakan, suasana rapat paripurna DPRD Kota Batam memanas saat absensi Wakil Ketua III, Hendra Asman, dipersoalkan secara terbuka pada Rabu (12/11/2025). Sejumlah koleganya meminta Badan Kehormatan (BK) bertindak tegas. Belakangan, terungkap alasan Hendra absen: ia tengah berjuang melawan kanker usus stadium 4.

Hendra Asman membantah tudingan lalai. Ia menjelaskan kondisi kesehatan yang sebenarnya. “Secara fisik saya memang tidak dalam kondisi prima,” kata Hendra, “Saya sedang berjuang melawan penyakit kanker usus stadium 4.”

Ia menegaskan dirinya bukan berhalangan tetap dan masih aktif di beberapa kegiatan dewan, meski dokter menyarankan mengurangi aktivitas tatap muka. Menurutnya, koordinasi dan pengawasan tetap ia lakukan melalui telepon dan komunikasi daring.

Hendra juga membantah keras pernyataan bahwa ia tidak memberi kabar. Ia mengklaim telah berulang kali mengirim surat resmi ke pimpinan DPRD, Sekretaris Dewan, dan Badan Kehormatan. “Saya sudah berkali-kali bersurat, menjelaskan bahwa saya diminta rehat dan membatasi pertemuan langsung,” ujarnya.

Terkait pernyataan BK yang mengaku belum menerima surat, Hendra menegaskan telah mengirim dokumen resmi. “Ada,” tegasnya, “Saya punya bukti surat yang sudah dikirim ke BK.”

Ketua Fraksi Golkar, Djoko Mulyono, menyatakan akan menelusuri duduk perkara ini. Golkar adalah partai yang mengusung Hendra Asman. “Kami akan mengikuti mekanisme yang ada dan segera mengklarifikasi kepada yang bersangkutan,” katanya.

Bagi Hendra, ini adalah ujian pribadi di tengah amanah publik. “Sakit ini bukan keinginan saya, tapi cobaan dari Tuhan. Meski demikian, saya tetap bersemangat menjalani amanah,” tutupnya.

Baca Juga: 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait