Terbangi Rute Kertajati-Batam, Garuda Bertumpu pada Penerbangan Khusus Kargo

Kargo kertajati-batam
Garuda Indonesia melayani penerbangan rute khusus kargo Denpasar - Hongkong. Garuda juga mulai melayani rute kargo Kertajati-Batam mulai 23 Februari 2021. (Foto: Istimewa)

Batam (Gokepri.com) – Garuda Indonesia menerbangkan pesawat khusus kargo berjadwal dengan rute Kertajati-Batam mulai 23 Februari 2021. Layanan kargo menjadi tumpuan perseroan di tengah musim paceklik penumpang pesawat saat pandemi.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, penerbangan kargo dari Bandara Internasional Kertajati ke Bandara Hang Nadim, Batam ini akan mulai beroperasi mulai 23 Februari 2021.

Layanan pengiriman kargo melalui Bandara Internasional Kertajati ini, nantinya akan beroperasi setiap satu minggu sekali.

Penerbangan rute kargo ini akan menjadi fokus Garuda Indonesia pada 2021 sekaligus mengaktifkan rute domestik guna menggairahkan penerbangan nasional yang terdampak pandemi.

“Untuk 2021 kami akan menyediakan pesawat khusus penerbangan kargo. Pesawat ini nantinya akan khusus untuk mengangkut kargo saja, dan kapasitasnya yang dibawa juga akan lebih banyak,” kata Irfan seperti dikutip dari Avia Tren.

|Baca Juga: Singapura Rancang Skema Pengiriman Logistik Ekspres dan Murah, FTZ Batam Masuk Dalam Rencana

Seperti diketahui, Batam masuk ke dalam kawasan perdagangan bebas dengan salah satu fasilitasnya adalah Bandara Internasional Hang Nadim. Bandara dengan landasan pacu terpanjang di Asia Tenggara itu juga dirancang menjadi bandara hub logistik Tanah Air.

Sebelumnya, Garuda Indonesia juga telah membuka layanan penerbangan khusus kargo dengan rute Manado-Narita, Jepang pada September 2020.

Pembukaan layanan penerbangan baru khusus kargo ini, sebagai dukungan peningkatan komoditas ekspor kemaritiman dan produk unggulan lain melalui aksesibilitas jaringan logistik.

Kemudian pada November 2020, Garuda Indonesia kembali membuka layanan penerbangan khusus kargo dengan rute Denpasar-Hong Kong sebagai upaya meningkatkan daya saing komoditas ekspor nasional.

Irfan mengatakan, rute penerbangan khusus kargo dengan rute Denpasar-Hong Kong ini akan beroperasi satu minggu sekali dengan daya angkut 30-40 ton.

“Penerbangan rute khusus kargo menjadi salah satu peluang bisnis yang secara berkelanjutan akan kami perkuat selaras dengan tren kebutuhan pengangkutan kargo yang terus tumbuh,” papar dia.

Potensi kargo yang tinggi dinilai bisa menghidupkan Bandara Kertajati, Majalengka sekaligus melepas ketergantungan dari masih belum berjalannya penerbangan komersial.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Hery Antasari mengatakan pihaknya sudah menargetkan pada 2021 ini khususnya untuk sektor transportasi udara untuk kembali menghidupkan aktivitas Bandara Kertajati dengan bisnis kargo dan umrah.

“Sudah menjadi quick wins kami, 2021 Kertajati jadi pusat logistik,” katanya dikutip dari Bisnis.com, awal tahun ini.

Menurutnya pogram ini menindaklanjuti perintah Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang sudah mencanangkan Kertajati sebagai pusat logistik nasional pada 2019 lalu. Karena pandemi, Hery mengakui upaya menindaklanjuti rencana ini sedikit melambat.

(Can)

|Baca Juga: Singapura Peringkat Ketiga Negara Paling Tidak Korup

BAGIKAN